TRIBUNTRENDS.COM - Kabar bahagia menyelimuti keluarga besar KH Abdurrahman Wahid. Putri bungsunya, Inayah Wulandari Wahid atau yang akrab disapa Nay resmi memulai lembaran baru setelah dipersunting oleh Moh. Shalahuddin A. Warits (Ra Mamak), seorang kiai kharismatik lulusan Mesir.
Kabar pernikahan ini dibenarkan oleh Fathol Bari dari Ikatan Alumni Annuqayah (IAA). Meski digelar dalam suasana intim di lingkungan pesantren, kebahagiaan pasangan ini tetap sampai ke hati publik melalui video khidmat yang sempat dibagikan pengasuh pondok.
Lantas, siapakah sebenarnya sosok Inayah Wahid ini?
Lahir pada 31 Desember 1982, perempuan berusia 43 tahun ini merupakan bungsu dari empat bersaudara pasangan Gus Dur dan Ibu Sinta Nuriyah. Seolah mewarisi gen jenaka dan keberanian sang ayah, Inayah tumbuh menjadi sosok yang multifaset, seorang aktivis, seniman, sekaligus aktris.
Lulusan Sastra Indonesia Universitas Indonesia ini sudah mengakrabi dunia teater sejak masa kuliah. Wajahnya mungkin tak asing bagi penikmat layar kaca lewat perannya sebagai Naya di sitkom populer OK-JEK. Namun, jauh sebelum masuk ke layar televisi, Inayah sudah malang melintang di panggung pertunjukan bersama aktor senior sekelas Butet Kartaredjasa.
Baca juga: Haul Gus Dur ke-14, Yenny Wahid: Ganjar-Mahfud Paling Dekat dengan Nilai yang Diwariskan Gus Dur
Di luar dunia hiburan, Inayah adalah motor penggerak isu-isu kemanusiaan. Melalui organisasi Positive Movement (PM) dan jaringan Gusdurian, ia konsisten memperjuangkan hak-hak Tenaga Kerja Indonesia (TKI) serta berbagai isu HAM.
Ia dikenal memiliki lidah yang tajam namun berbalut humor. Inayah tak segan melontarkan kritik sosial politik melalui monolog, seperti pada pertunjukan Negeri Sarung. Salah satu momen yang paling diingat publik adalah saat ia menyentil kasus penghinaan pedagang es teh yang sempat viral dengan guyonan khasnya.
"Ada berbagai macam kelompok, tapi kok dari tadi aku gak lihat tukang es teh?" sindir Inayah saat itu. Ia melanjutkan dengan nada satir, "Aku maunya es teh yang strong, seduhannya kuat, rasanya kuat, saking kuatnya bisa nurunin jabatan."
Baca juga: Pilih Pemimpin yang Dekat dengan Gus Dur, Yenny Wahid Ungkap Kriteria Pemimpin Pilihannya
Di usia 43 tahun, Inayah resmi melabuhkan hati pada seorang kiai kharismatik asal Madura, Muhammad Shalahuddin A. Warits.
Bukan di hotel berbintang atau gedung mewah, janji suci itu diucapkan di jantung Pondok Pesantren Annuqayah pada Minggu (5/4/2026). Prosesi akad nikah berlangsung dengan sangat bersahaja, namun justru kesederhanaan itulah yang memancarkan aura sakral dan kehangatan yang mendalam bagi siapa pun yang menyaksikannya.
Dalam rekaman yang beredar, Inayah tampak begitu anggun dan berseri. Ia mengenakan kebaya berwarna broken white yang dipadukan dengan kain batik klasik. Sebuah selendang yang tersampir lembut di kepala menyempurnakan penampilannya, mencerminkan sosok putri kiai yang tetap rendah hati.
(TribunTrends.com/Darma)