BANJARMASINPOST.CO.ID - Aksi anak bunuh ayah kandung kembali terjadi. Kali ini dilakukan RMMP (19) terhadap ayak kandung bernama Rizal Pasaribu.
Korban tewas mengenaskan setelah dibacok berkali-kali di lehernya saat tertidur di rumahnya sendiri di Desa Tasik Serai, Kecamatan Talang Muandau, Bengkalis, Riau, Selasa (7/4/2026).
Pelaku, anak kandung korban berinisial RMMP (19), berhasil diamankan Unit Reskrim Polsek Pinggir tidak lama setelah kejadian.
Terungkap sebelum kejadian, korban dan istri semopat cekcok hingga akhirnya ibu pelaku meninggalkan rumah.
Baca juga: Polisi Bongkar Penyelewengan Puluhan Karung Pupuk Bersubsidi di Beruntung Baru Banjar
Baca juga: Siswa SMP Tewas Gegara Ujian Praktik di Sekolah, Senapan Rakitan Meledak Kena Kepala, Cek Kronologi
Polisi menyebut korban mengalami luka serius di kepala, leher, dan dada akibat serangan tersebut.
"Unit Reskrim Polsek Pinggir yang dipimpin saat berada di TKP langsung mengamankan RMMP, serta membawanya ke Mapolsek untuk proses pemeriksaan lebih lanjut," ujar Kapolres Bengkalis, AKBP Fahrian Saleh Siregar, Rabu (8/7) siang.
Menurut Kapolres, sebelum peristiwa tragis itu, korban sempat bersitegang dengan istrinya terkait permintaan sejumlah uang.
Pertengkaran tersebut membuat istri korban pergi ke ladang, meninggalkan korban bersama anaknya di rumah.
Diduga, konflik keluarga inilah yang memicu aksi kekerasan berujung hilangnya nyawa.
"Motif pembunuhan masih kita dalami, dugaan sementara mengarah pada faktor konflik keluarga," jelas Kapolres.
RMMP diduga mengambil sebilah parang dari gudang dan menyerang ayahnya saat tertidur, membacok berkali-kali hingga menimbulkan luka parah yang mengakibatkan kematian di tempat.
Jasad korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk visum, yang menunjukkan luka terbuka di kepala, leher, dan dada, termasuk patah tulang tengkorak dan leher.
Polisi masih menelusuri secara mendalam motif dan kronologi lengkap tindakan yang dilakukan RMMP.
Kapolres menegaskan bahwa kasus ini menjadi perhatian serius tim Unit Reskrim Polsek Pinggir untuk memastikan proses hukum berjalan sesuai prosedur.
Baca juga: Pria Pekerja Bangunan di Sungai Paring Banjar Kesetrum Saat Pasang Spanduk, Warga Evakuasi Korban
Kasus dugaan pembunuhan yang menewaskan seorang petani di Desa Mentaren RT 002, Kecamatan Anjir Pasar, Kabupaten Barito Kuala, terus menjadi perhatian publik. Polisi kini mendalami motif di balik aksi keji tersebut.
Terduga pelaku yang tega menghabisi nyawa ayah kandungnya sendiri telah diamankan aparat kepolisian. Namun, dugaan gangguan jiwa yang dialami pelaku masih menjadi bahan penyelidikan lebih lanjut.
“Masih dalam penyelidikan,” ujar Kasi Humas Polres Batola, AKP Marum. Minggu (5/4/2026)
Pihak kepolisian belum memastikan motif di balik peristiwa tragis ini. Dugaan sementara mengarah pada kondisi kejiwaan pelaku, namun hal tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan lebih mendalam.
Sementara itu, korban yang diketahui bernama Jarkani, seorang petani berusia 60 tahun, ditemukan tewas dengan luka parah di beberapa bagian tubuh.
Jenazah korban telah dibawa ke RSUD Ulin Banjarmasin untuk dilakukan visum et repertum.
Polisi menegaskan bahwa proses hukum akan tetap berjalan sesuai prosedur. Aparat menghimbau masyarakat tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak berwenang.
(Banjarmasinpost.co.id/Saifurrahman/ TribunLampung.co.id)