TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO- Penumpukan sampah di Kelurahan Pasar Rantau Panjang, Kecamatan Tabir, mendapat penanganan serius.
Pihak Dinas Lingkungan Hidup (LH) bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Merangin, Zulhifni, terjun langsung memantau sekaligus memimpin proses pembersihan pada Rabu (08/04/2026).
Langkah cepat ini diambil Zulhifni setelah menerima mandat langsung dari Bupati Merangin, M. Syukur, menyusul keluhan masyarakat dan pedagang.
Berdasarkan pantauan di lokasi, tumpukan sampah sebelumnya sempat meluap hingga ke badan jalan dan mengeluarkan aroma tidak sedap yang mengganggu aktivitas publik.
Kondisi memprihatinkan ini dipicu oleh tingginya aktivitas pasar selama libur lebaran yang bertepatan dengan pasar mingguan.
Hal ini di perparah dengan adanya petugas kebersihan yang mengundurkan diri sejak pertengahan Ramadan, sehingga proses pengangkutan terhenti.
"Insya Allah, tumpukan sampah di Pasar Rantau Panjang hari ini sudah teratasi. Ke depan, kita akan cari solusi permanen agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi," jelas Zulhifni.
Sebagai langkah antisipasi, Pemerintah Kabupaten Merangin telah menyiapkan dua skema utama.
Pertama, Dinas LH akan melakukan rekrutmen baru untuk mengisi kekosongan petugas yang mundur.
Kedua, melakukan manajemen rolling yakni mengubah pola penjemputan sampah yang normalnya dilakukan tiga kali seminggu.
Menjelang adanya petugas tetap, personel kebersihan dari Bangko akan di-rolling untuk membantu wilayah Rantau Panjang.
"Karena adanya kekurangan petugas, mungkin nanti akan kita rolling dengan petugas yang di Bangko menjelang ada petugas baru," tutup Zulhifni.
(Tribunjambi.com/Frengky Widarta)
Baca juga: Merangin Peringkat Dua MBG di Jambi, Sekda Minta Kualitas dan Transparansi Dijaga
Baca juga: WFH Berlaku di Merangin, Bupati Ingatkan ASN Tetap Produktif dan Diawasi