Profil CJH Lamongan 2026: Didominasi Lulusan SD dan Jemaah Perempuan
Cak Sur April 09, 2026 03:32 PM

 

SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Mayoritas dari 2.758 calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Lamongan, Jawa Timur (Jatim), untuk musim haji 2026 diketahui memiliki latar belakang pendidikan sekolah dasar (SD) sederajat.

Data tersebut mencerminkan, bahwa minat menunaikan ibadah haji di wilayah tersebut masih didominasi oleh masyarakat dari kalangan pendidikan dasar yang telah mengantre sejak bertahun-tahun lalu.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Lamongan, Abdul Ghofur, mengungkapkan bahwa jumlah jemaah lulusan SD yang akan berangkat pada tahun 1447 H/2026 ini mencapai 948 orang.

Statistik Pendidikan Jemaah Haji Lamongan 2026

Menurut statistik resmi, sebaran latar belakang pendidikan para calon tamu Allah asal Lamongan ini sangat beragam. Berikut rincian datanya:

  • SD Sederajat: 948 orang (34,0 persen)
  • SMP Sederajat: 476 orang (17,0 persen)
  • SMA Sederajat: 635 orang (23,0 persen)
  • Diploma (D1, D2, D3): 67 orang (2,0 persen)
  • Sarjana (S1): 577 orang (21,0 persen)
  • Pascasarjana (S2): 55 orang (2,0 persen)

"Total kuota keseluruhan calon jemaah haji Lamongan tahun 2026 ini berjumlah 2.758 orang," ujar Ghofur kepada SURYA.co.id, Kamis (9/4/2026).

Dominasi Perempuan dan Faktor Tahun Pendaftaran

Selain tingkat pendidikan, data menunjukkan jemaah perempuan lebih banyak dibanding laki-laki. Tercatat ada 1.511 jemaah perempuan dan 1.247 jemaah laki-laki yang siap berangkat.

Ghofur menjelaskan, bahwa profil pendidikan ini dipengaruhi oleh waktu pendaftaran yang dilakukan para jemaah sekitar tahun 2012 silam.

"Saat itu, mayoritas masyarakat yang mendaftar memang berasal dari kelompok pendidikan dasar. Namun, kami memprediksi komposisi ini akan berubah 20-30 tahun lagi seiring meningkatnya tingkat pendidikan warga Lamongan," jelasnya.

Kesiapan Dokumen dan Administrasi

Terkait administrasi, Abdul Ghofur memastikan proses penerbitan visa bagi seluruh jemaah asal Lamongan sudah rampung sepenuhnya tanpa kendala.

Manasik haji, mulai dari tingkat kecamatan hingga manasik akbar di Masjid Namira, juga telah selesai dilaksanakan untuk membekali para jemaah.

Tren Haji di Jawa Timur

Berdasarkan data historis Kemenag Jawa Timur, Kabupaten Lamongan secara konsisten menjadi salah satu penyumbang jemaah haji terbesar di Indonesia. 

Antrean haji di Lamongan, rata-rata mencapai 25 hingga 30 tahun, yang menjelaskan mengapa jemaah yang berangkat saat ini adalah mereka yang mendaftar lebih dari satu dekade lalu, saat profil demografi pendidikan masih didominasi lulusan sekolah dasar.

Imbauan & Tips bagi Calon Jemaah Haji

  • Jaga Kondisi Fisik: Ibadah haji adalah ibadah fisik. Pastikan rutin berolahraga ringan dan menjaga pola makan menjelang keberangkatan.
  • Pahami Rukun Haji: Meski manasik selesai, terus pelajari kembali tata cara rukun dan sunnah haji agar ibadah di Tanah Suci berjalan lancar.
  • Cek Dokumen: Pastikan paspor dan bukti visa tersimpan dengan aman dalam satu folder yang mudah diakses.
  • Pantau Informasi Resmi: Selalu gunakan link resmi dari Kemenhaj atau Kemenag untuk memantau perkembangan jadwal keberangkatan kloter.
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.