Wingstop Masuk Makassar, Persaingan Bisnis Ayam Goreng Kian Sengit
Sukmawati Ibrahim April 09, 2026 06:07 PM

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR  - Kota Makassar semakin menunjukkan posisinya sebagai salah satu pusat pertumbuhan bisnis kuliner di Indonesia timur.

Ekspansi berbagai brand nasional terus terjadi dalam beberapa tahun terakhir.

Segmen ayam goreng menjadi yang paling mencolok dalam persaingan ini.

Sebelumnya, ada nama Almaz Fried Chicken hingga Albaik yang menawarkan aham goreng dengan sentuhan timur Tengah. 

Kini, hadir brand nasional Wingstop Indonesia, menyasar masyarakat Sulawesi Selatan, khususnya Makassar. 

Hadirnya Wingstop Indonesia menjadi bukti terbaru ketatnya kompetisi tersebut.

Brand di bawah naungan MahaDasha Group itu membuka dua gerai sekaligus di Mal Panakkukang dan TSM Makassar.

Pantauan Tribun Timur di Mal Panakkukang, Kamis (9/4/2026), gerai ini dipadati pengunjung. 

Direktur Wingstop Indonesia, Gustain Syakie, menyebut ekspansi ini sebagai langkah strategis perusahaan.

“Makassar merupakan kota dengan pertumbuhan yang sangat pesat dan memiliki antusiasme tinggi terhadap industri kuliner,”ujar Gustain Syakir. 

Ia menambahkan, pembukaan dua gerai sekaligus menunjukkan keseriusan brand dalam menggarap pasar timur Indonesia.

“Kehadiran dua gerai Wingstop di Pulau Sulawesi ini mencerminkan komitmen kami untuk terus memperluas akses masyarakat terhadap ayam goreng penuh rasa,” lanjutnya.

Wingstop menawarkan konsep freshly made to order yang menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen.

Selain itu, sembilan varian rasa yang dibagi dalam kategori manis, gurih, dan pedas menjadi strategi diferensiasi produk.

Dalam rangka merayakan pembukaan gerai perdana di Mal Panakukkang, Wingstop menawarkan promo spesial
berupa 14 potong ayam (7 Crunchy Wings dan 7 Boneless) seharga Rp74.545. 

Promo ini menjadi bentuk apresiasi Wingstop atas sambutan hangat masyarakat Makassar.

Pemesanan dapat dilakukan langsung di restoran maupun melalui aplikasi Wingstop Indonesia, GrabFood, GoFood, dan ShopeeFood.

Dengan dioperasikannya gerai di Mal Panakkukang dan TSM Makassar, Wingstop semakin memperkuat
posisinya sebagai merek ayam goreng penuh rasa yang terus berkembang di berbagai kota besar di Indonesia.

Salah satu pengunjung, Nurjannah menyampaikan, kehadiran Wingstop di Makassar menambah pilihan kuliner. 

Gerai ini memberikan sajian ayam dengan beragam varian rasa yang khas dan menggugah selera. 

"Banyak pilihan rasanya juga disini, dari yang manis, gurih hingga pedas, sesuai selera masing-masing," ujarnya. 

Diketahui, pasar ayam goreng di Makassar bukanlah ruang kosong.

Sejumlah pemain besar seperti KFC dan McDonald's telah lebih dulu menguasai pasar.

Brand lain seperti Richeese Factory juga aktif menarik konsumen, terutama kalangan muda.

Sementara itu, Hisana Fried Chicken dan berbagai brand lokal menawarkan harga yang lebih terjangkau.

Persaingan tidak hanya terjadi di pusat perbelanjaan, tetapi juga merambah kawasan permukiman. (*) 


 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.