Gubernur Ria Norsan Hadiri Musrenbang RKPD 2027 Ketapang, Fokus pada Sinkronisasi Pembangunan
Try Juliansyah April 09, 2026 07:42 PM

‎TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Pemerintah Kabupaten Ketapang menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 yang dihadiri langsung oleh Gubernur Kalimantan Barat, di ruang rapat Kantor Bupati Ketapang, Kamis 9 April 2026. 

‎Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, dan di hadiri oleh unsur Forkopimda, pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Ketapang, kepala OPD provinsi dan kabupaten, serta para camat dan pemangku kepentingan terkait lainnya.

‎Alexander wilyo dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran langsung Gubernur Kalimantan Barat dalam agenda strategis tersebut, yang menurutnya menjadi bentuk perhatian dan dukungan nyata pemerintah provinsi terhadap pembangunan di Kabupaten Ketapang.

‎Pada kesempatan tersebut juga, ia menekankan pentingnya perencanaan pembangunan yang selaras antara pemerintah daerah, provinsi, hingga nasional.

‎"Musrenbang merupakan forum strategis untuk menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan prioritas pembangunan daerah, sekaligus memastikan keterpaduan dengan kebijakan pembangunan provinsi dan nasional," ujar Alex.  

‎Ia juga menyampaikan, capaian pembangunan Kabupaten Ketapang menunjukkan tren positif, pada tahun 2025, pertumbuhan ekonomi mencapai 6,75 persen, melampaui target 4,9 persen.

‎Selain itu, tingkat kemiskinan berhasil ditekan menjadi 8,44 persen, serta Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 71,3.

‎Alex juga menyoroti satu diantara poin krusial dalam pertemuan tersebut, yakni rencana peninjauan lapangan oleh Gubernur Kalimantan Barat di ruas jalan Ketapang-Kendawangan, tepatnya di Desa Sei Nanjung. 

‎Ia menyebut, ruas jalan tersebut merupakan jalur strategis yang selama ini menjadi perhatian masyarakat karena berdampak langsung terhadap mobilitas dan distribusi logistik.

Baca juga: Gubernur Norsan Kunker ke Ketapang, Hadiri Musrenbang hingga Tinjau Rencana Pembangunan Jembatan



‎Menyoroti pentingnya kolaborasi lintas pemerintahan dalam mendorong percepatan pembangunan daerah, Alex menegaskan bahwa sinergi yang kuat menjadi faktor penentu keberhasilan program-program strategis ke depan.

‎"Saya menegaskan bahwa sinergi ini adalah kunci untuk mewujudkan visi Pembangunan Berkeadilan untuk Kabupaten Ketapang Maju dan Mandiri. Dengan kolaborasi yang solid, diharapkan proyek-proyek strategis di tahun 2027 dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran," katanya.  

‎Menurutnya, Musrenbang RKPD Tahun 2027 bukan sekadar agenda rutin, melainkan forum strategis untuk memastikan pembangunan tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan, tetapi juga menjangkau hingga ke pelosok desa.

‎"Kami ingin memastikan bahwa pembangunan infrastruktur yang merata dan berkelanjutan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat Ketapang. Dukungan penuh dari Bapak Gubernur melalui sinkronisasi anggaran dan program akan mempercepat impian tersebut," tambah Alex. 

‎Sementara itu, Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, dalam arahannya menekankan pentingnya perencanaan pembangunan yang adaptif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

‎Terutama dalam program yang memang sangat mendesak dan langsung dapat dirasakan langsung dampaknya oleh masyarakat.  

‎"Pemerintah daerah harus mampu menyusun perencanaan yang strategis, adaptif, dan terukur, dengan memprioritaskan program-program yang benar-benar mendesak dan berdampak langsung kepada masyarakat," tegas Norsan.  

‎Ia juga menyampaikan capaian pembangunan Provinsi Kalimantan Barat yang turut menunjukkan tren positif, dengan pertumbuhan ekonomi mencapai 5,39 persen, tingkat kemiskinan 6,16 persen, serta IPM yang meningkat menjadi 72,09.

‎Namun demikian, Norsan mengingatkan masih adanya tantangan, khususnya di sektor pendidikan.

‎"Masih terdapat sekitar 25 persen masyarakat yang belum menamatkan pendidikan tingkat SMA. Hal ini harus menjadi perhatian serius dan menjadi fokus kebijakan ke depan," jelasnya.  

‎Selain itu, ia mendorong pemerintah daerah untuk terus memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta menciptakan iklim investasi yang kondusif.

‎Melalui Musrenbang RKPD Tahun 2027 ini, diharapkan perencanaan pembangunan di Kabupaten Ketapang semakin terarah, terukur, dan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. (*)

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.