Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Robert Ropo
TRIBUNFLORES.COM, RUTENG – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Lontoleok, Desa Paka, Kecamatan Satarmese, Kabupaten Manggarai, resmi meluncurkan produk beras premium “Molas Manggarai” dengan kapasitas produksi mencapai 40 ton per tahun.
Mariane Helenita, Fasilitator Kecamatan Satarmese, menjelaskan produksi beras dimulai Januari 2026 secara bertahap, dengan gabah bersumber dari KPB Demplot Paka serta dua desa penyangga, Desa Tal dan Desa Iteng. Dari 80 ton gabah per tahun, dihasilkan sekitar 40 ton beras, termasuk beras premium, beras medium, menir, dan dedak halus.
“Produk ini dikelola BUMDes Lontoleok dan unit usaha RITD, dibantu kelompok tani desa penyangga. Alat penggilingan padi didukung Kementerian Pertanian melalui DPR RI Julie Laiskodat sejak 2023 dan baru beroperasi efektif berkat program TEKAD,” terang Mariane, Kamis (9/4/2026).
Program TEKAD (Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu), menurut Koordinator Program Kabupaten Manggarai Largus Ogot, bertujuan memberdayakan ekonomi desa melalui penguatan kapasitas dan investasi berbasis potensi lokal. Hingga kini, TEKAD menjangkau 77 desa di Kabupaten Manggarai.
Baca juga: Simak 5 Prioritas Pembangunan Pemda Manggarai Timur dari SDM hingga Infrastruktur Tahun 2027
Produk beras Molas Manggarai dikemas modern, bersih, berkualitas tinggi, dan siap bersaing di pasar modern. Febriani Putri Ayu Lembo, Sekretaris BUMDes Lontoleok, menyebutkan, “Ini bukti teknologi desa mampu meningkatkan nilai jual hasil pertanian lokal.”
Bupati Manggarai Herybertus Geradus Laju Nabit, S.E., M.A., melaunching beras premium ini pada Rabu (8/4/2026) di Kampung Tado Kembo, Desa Paka, dengan tema “Beras Berkualitas, Desa Berdaya”.
Bupati menekankan pentingnya pengelolaan pertanian dari hulu ke hilir agar nilai tambah tetap berada di desa.
“Dulu kita jual apa adanya, sekarang kita olah dan kemas dengan baik. Ini kemajuan yang harus kita jaga,” ujarnya. Bupati juga menekankan keberanian berinovasi untuk membangun industri berbasis pertanian di desa.
Kegiatan launching turut dihadiri Penjabat Sekda Manggarai Lambertus Paput, pimpinan OPD, Kepala BUMN/BUMD, Camat Satarmese, Forkopimcam, kepala desa se-Kecamatan Satarmese, Koordinator TEKAD, dan tokoh masyarakat.
Usai launching, Bupati meninjau fasilitas pengolahan beras dan mencoba mesin produksi BUMDes Lontoleok.