SURYA..co.id, SURABAYA - Pemerintah Provinsi Jawa Timur berencana menambah dua koridor bus Trans Jatim di tahun 2026.
Dua koridor tersebut untuk melengkapi satu koridor Bus Trans Jatim di Malang Raya yang telah beroperasi sebelumnya.
Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur Nyono menegaskan tambahan dua koridor tersebut sudah ada dalam perencanaan yang dibuat Pemprov Jatim.
Baca juga: Kini Bus Trans Jatim Resmi Buka Layanan Ekpedisi Tradisi dengan Tarif Murah
Akan tetapi untuk realisasinya masih harus menunggu ketersediaan anggaran.
"Insya Allah ada dua koridor Bus Trans Jatim yang akan kita tambah tahun ini. Akan tetapi realisasinya tetap harus menunggu kemampuan fiskal dan ketersediaan dana,” kata Nyono kepada SURYA.co.id, Kamis (9/4/2026).
Pihaknya mengatakan rencananya, dua koridor baru Bus Trans Jatim Malang Raya nantinya akan terintegrasi satu sama lain termasuk dengan Koridor I Malang Raya yang sudah beroperasi.
Tak hanya itu, Kepala Bidang Angkutan Darat Dinas Perhubungan Jatim Ainur Rofiq menjelaskan rencana awal rute Bus Trans Jatim Malang Raya Koridor II dan Koridor III.
Rencana awal Koridor II Bus Trans Jatim Malang Raya itu melewati kawasan Hamid Rusdi Malang, kemudian Arjosari, Karanglow sampai Kota Batu.
“Tapi ini belum final, kita masih berkomunikasi dengan Pemkab Malang, Pemkot Malang, dan Pemkot Batu," kata Rofiq.
Sementara untuk Bus Trans Jatim Malang Raya Koridor III rencananya dari Terminal Hamid Rusdi hingga ke kawasan Kepanjen.
“Tapi detail lewat mana saja masih belum lengkap, nanti kami akan update termasuk koridor II dan koridor III apabila sudah final,” tandasnya.
Sebagaimana diketahui, sejauh ini total ada tujuh koridor Bus Trans Jatim yang telah beroperasi di kawasan aglomerasi Gerbangkertosusila yaitu Gresik-Bangkalan-Mojokerto-Surabaya-Sidoarjo-Lamongan.
Detailnya yaitu Koridor I dengan rute Sidoarjo - Surabaya - Gresik, berikutnya Koridor II untuk rute Mojokerto - Surabaya, lalu Koridor III dengan rute Mojokerto - Gresik, kemudian Koridor IV untuk rute Gresik - Lamongan.
Selain itu ada Koridor V dengan rute Surabaya - Bangkalan, koridor Koridor VI dengan rute Mojokerto - Porong - Japanan dan Koridor VII Sidoarjo - Terminal Larangan - Sukodono - Puspa Agro - Sepanjang.