Dermaga PPSC Overkapasitas, Nelayan Cilacap Antre Berjam-jam Hanya untuk Dapat Tempat Parkir Kapal
rika irawati April 09, 2026 07:07 PM

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Kepadatan kapal di Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap (PPSC) kian dikeluhkan nelayan.

Kondisi ini membuat antrean sandar kapal nelayan menjadi panjang dan lama.

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Cilacap, Sarjono menilai, kondisi dermaga PPSC saat ini sudah tidak lagi mampu menampung aktivitas sandar kapal yang terus bertambah setiap tahun.

"Jumlah kapal terus meningkat, sementara kapasitas pelabuhan masih terbatas, ini yang jadi persoalan utama," ujar Sarjono, Kamis (9/4/2026).

Ia mengungkapkan, saat ini, terdapat sekitar 1.100 kapal besar dan sekitar 8.000 kapal kecil yang beroperasi di Cilacap.

Jumlah tersebut membuat beban dermaga semakin berat.

"Kondisi ini membuat aktivitas sandar tidak optimal, bahkan sering terjadi antrean panjang dan berpotensi menimbulkan gesekan antarnelayan," imbuhnya.

Menurutnya, solusi utama dari persoalan tersebut adalah perluasan pelabuhan agar mampu menampung seluruh armada yang ada secara maksimal.

"Kalau pelabuhan diperluas dan fasilitasnya memadai maka aktivitas nelayan bisa berjalan lebih tertata dan efisien," tegasnya.

Butuh Pelabuhan Baru

HNSI Cilacap mendorong pemerintah segera merealisasikan rencana pembangunan pelabuhan baru seluas 40 hektare guna mengurai kepadatan yang terjadi saat ini.

“Pelabuhan baru sangat dibutuhkan agar aktivitas nelayan lebih aman, lancar, dan tidak terjadi penumpukan seperti sekarang," kata Sarjono.

Seorang nelayan setempat, Rudi, mengaku sering kesulitan mendapatkan tempat sandar saat kembali melaut.

“Kalau lagi ramai, kami bisa menunggu berjam-jam hanya untuk sandar, kadang harus bergantian dan berdesakan," keluh Rudi.

Menurutnya, kondisi tersebut tidak hanya menghambat aktivitas, tetapi juga berisiko terhadap keselamatan kapal dan awak.

“Harapannya, pelabuhan bisa diperluas supaya lebih tertib dan tidak semrawut seperti sekarang," tambahnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.