TRIBUNWOW.COM - Sepuluh pemain Eropa keturunan berwajah asli Indonesia, semua eligible dinaturalisasi oleh Timnas Indonesia.
Dilansir TribunWow.com, Timnas Indonesia miliki 10 pemain dengan wajah asli seperti orang Indonesia yang kini berkarier di Eropa.
Dari 10 pemain Eropa keturunan berwajah Indonesia, dua di antaranya sudah dikontak oleh PSSI.
Lantas, siapa ke-10 pemain yang dimaksud?
Baca juga: Gerombolan Update Transfer Bintang Timnas Indonesia Musim Depan: Persib, Persebaya & PSV Terlibat
Baca juga: 5 Idola Kejutan Transfer Berlian Timnas Indonesia Musim Depan: Seret Persib, Persebaya & Elite Eropa
Pertama ada winger milik Bangkok United, Ilias Alhaft.
Seperti diketahui, nasib kontras dialami Ilias Alhaft jika dibandingkan dengan satu pemain keturunan lainnya, Luke Vickery.
Di mana, Luke Vickery dan Ilias Alhaft bertemu di laga babak 16 besar ACL Two, Bangkok United kontra Macarthur FC justru terkuak fakta tak mengenakan setelah laga.
Keduanya sempat ditanyai oleh satu di antara jurnalis Indonesia yang turut menyaksikan laga Bangkok United kontra Macarthur FC, Alvino.
Alvino menanyakan terkait progress naturalisasi Luke Vickery dan Ilias Alhaft yang sempat santer masuk ke dalam lis opsi Timnas Indonesia.
Dalam cuitannya di akun X, Alvino membeberkan jawaban dari dua pemain keturunan Indonesia milik Bangkok United dan Macarthur FC selepas laga keduanya di babak 16 besar ACL Two.
Di mana, pemain Macarthur FC, Luke Vickery mengaku sudah dikontak oleh John Herdman.
Kontras dengan Luke Vickery, Ilias Alhaft justru belum pernah mendapatkan kontak atau komunikasi sejauh ini dengan John Herdman atau PSSI.
"Post-match interview Bangkok United vs Macarthur FC: Luke Vickery (20) mengaku sudah berkontak dengan John Herdman. Sementara Ilias Alhaft berdarah Belanda, Indonesia dan Maroko (28) mengaku tidak pernah ada sama sekali komunikasi dengan PSSI per malam ini," cuit Alvino.
Dengan adanya kabar itu, maka nasib Luke Vickery dan Ilias Alhaft kontras untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia.
Luke Vickery terbuka lebar setelah adanya minat John Herdman untuk memberinya kans untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia.
Sementara Ilias Alhaft hingga kini belum juga dikontak oleh pelatih anyar Timnas Indonesia itu maupun pihak PSSI.
Baca juga: Sederet Transfer Mencengangkan Bintang Timnas Indonesia Musim Depan: Twente & Persib Bandung Aktor
Dua ada bek milik Den Bosch U21, Damian van Dijk.
Berbeda dari dua Andri dan Ilias, pemain yang miliki wajah seperti orang Indonesia tulen pada umumnya itu mengaku sudah mendapatkan kontak dari PSSI.
"Kalau dari percakapan dulu, waktu itu mereka bilang, waktu masih di era pertama Ivar Jenner, Zico dan lain-lain, dan di situ mereka (PSSI) bilang kalau aku sudah berlatih dengan tim senior profesional, maka kita akan kontak lagi," jelas Damian van Dijk.
Damian van Dijk menceritakan alur awal dirinya mendapatkan kontak PSSI untuk bisa membela Timnas Indonesia.
"Dan ya setelah itu aku bermain di Telstar, debut di tim senior juga, aku mulai berlatih dengan mereka juga setelah itu, kemudian, aku sudah kontak mereka karena mereka bilang seperti itu tadi, dan aku bilang sekarang gimana kelanjutannya?"
Namun sayang, setelah menanyakan hal itu, Damian van Dijk tak mendapatkan kabar apa-apa terkait Timnas Indonesia.
Di mana, Timnas Indonesia hanya memberikan ucapan selamat untuk Damian van Dijk.
"Tapi ya setelah itu aku gak dapat kabar apa-apa tentang timnas, hanya mereka selamatin aku saja," lanjut Damian.
Meski begitu, pemain berusia 21 tahun multiposisi itu mengaku dirinya sudah dikontak pada PSSI pada musim ini.
Akan tetapi, Damian van Dijk tak mau membeberkan apa saja yang dibicarakannya dengan PSSI.
"Untuk situasinya saat ini, aku sudah kontak mereka musim ini, tapi kontaknya seperti apa aku gak mau bilang lebih dulu karena aku gak tahu ke depannya bakal gimana lagi dan aku juga gak mau bilang hal-hal yang mereka ga ingin aku bilang untuk saat ini, tapi saya telah kontak musim ini dengan mereka sudah telpon juga musim ini, dan jadi ya telah ada kontak," ujarnya kepada Yussa Nugraha.
Walaupun belum mendapatkan panggilan Timnas Indonesia, Damian van Dijk bakal terus mengupayakan yang terbaik untuk mewujudkannya.
"Dan pada akhirnya aku ingin membanggakan semua orang dan selalu bisa menunjukkan yang terbaik setiap minggu. Aku ingin menjadi lebih bagus untuk diriku sendiri dan tentu juga untuk bisa berkontribusi di Timnas Indonesia."
"Jadi walaupun aku belum di panggil timnas, itu buat aku motivasi untuk menjadi lebih baik lagi, yang pasti aku sudah bilang kalau ingin bermain untuk Timnas Indonesia jadi semoga suatu saat nanti bisa terwujudkan," pungkasnya.
Seperti diketahui, Damian van Dijk memiliki darah Indonesia dari sang ayah yang berasal dari Bogor.
Adanya keinginan serta garis keturunan Indonesia langsung yang dimiliki oleh Damian van Dijk memudahkannya untuk bisa diproses oleh PSSI.
Namun, untuk kansnya masuk ke Timnas Indonesia menanti jawaban dari sang pelatih kepala, John Herdman.
Baca juga: Hasil Drawing Piala AFF 2026: Bukan Malaysia, Timnas Indonesia Bentrok dengan Vietnam di Grup A
Ketiga, ada otak serangan milik AZ Alkmaar U21, Julian Oerip.
Julian Oerip memiliki wajah seperti orang Indonesia karena memiliki darah dari Jawa tepatnya dari Surabaya, Jawa Timur.
Julian Oerip mendapatkan kontrak durasi panjang dari AZ Alkmaar U21 hingga 30 Juni 2029.
Sejak terakhir kali lakukan perpanjangan kontrak per 23 Juni 2025.
Untuk kariernya sejauh ini, Julian Oerip baru tercatat membela AZ Alkmaar dari junior, U17, U18 sampai dengan U21.
Keempat ada pemain berusia 18 tahun yang juga berdarah Australia, Aaron Suitela.
Aaron Suitela diketahui miliki darah Indonesia dari Sumedang, Jawa Barat.
Aaron Suitela saat ini bermain untuk klub Australia, FC Bulleen Lions U19.
Kelima ada gelandang milik Sparta Rotterdam U21, Liam Oetoehganal.
Liam Oetoehganal memiliki darah Indonesia dari Banjarmasin.
Selain berdarah Indonesia, pemain berusia 21 tahun itu juga memiliki darah Suriname.
Keenam ada kiper milik Ado Den Haag junior, Feran Alinegara.
Feran Alinegara saat ini berusia 16 tahun.
Darah Indonesia Ferran Alinegara berasal dari Manado.
Timnas Indonesia miliki opsi naturalisasi dari non Belanda tepatnya yakni dari Norwegia yakni Samuel Silalahi.
Seperti diketahui, Samuel Silalahi merupakan pemain keturunan asal Batak, Karo, Sumatera Utara yang bisa dipertimbangkan Timnas Indonesia.
Samuel Silalahi kini dalam performa terbaiknya setelah berhasil masuk ke dalam skuad Timnas U21 Norwegia.
Penampilan impresif Samuel Silalahi dapat dilihat dari catatan penampilannya yang konsisten bersama klub kasta tertinggi Liga Norwegia, Stramsgodset IF.
Samuel Silalahi sukses catatkan 1 assist dari 16 penampilannya bersama Stramsgodset IF.
Ditambah dengan catatan 18 gol dari 64 laganya bersama skuad Stramsgodset II jadi pemantik Timnas U21 Norwegia memanggilnya.
Kabar dipanggilnya Samuel Silalahi oleh Timnas U21 Norwegia diungkap oleh akun Instagram @timnasbolaindo.
"Pemain muda berbakat berdarah Batak, Samuel Agung Marcello Silalahi, resmi mendapat panggilan dari Timnas Norwegia U-21. Samu Silalahi dipanggil bersama Markus Haaland.
Gelandang serang berusia 19 tahun itu telah menunjukkan performa impresif bersama klub Stromsgodset di kasta tertinggi liga Norwegia, Eliteserien.
Samu Silalahi telah mencatatkan 16 penampilan bersama tim utama Stromsgodset dengan 1 assist, dan 64 penampilan dengan 18 gol bersama tim cadangan Stromsgodset II," tulis @timnasbolaindo.
Delapan ada gelandang serang milik VVV Venlo, Navarone Foor.
Navarone Foor memiliki darah keturunan dari Toraja, Sulawesi.
Saat ini, Navarone Foor berusia 34 tahun.
Dengan beberapa caps Timnas Belanda kelompok usia sudah dirasakan.
Gelandang serang asal Vitesse Arnhem U21, Sem Yvel miliki wajah selayaknya orang Indonesia asli.
Sem Yvel memiliki garis keturunan Indonesia dari kakek dan neneknya yang ternyata berasal dari Surabaya.
Namanya pernah ikut trial bersama Timnas U20 Indonesia di ajang Touloun Cup.
Penyerang miliki NEC Nijmegen U21, Jim Croque milki wajah seperti orang Indonesia asli.
Jim Croque merupakan pemain keturunan Solo.
Saat ini, namanya masih eligible dinaturalisasi Timnas Indonesia.
(TribunWow.com/Adi Manggala S)