- Iran mengeluarkan ultimatum terbarunya.
Memperingatkan kapal mana pun yang berupaya melintasi Selat Hormuz tanpa izin akan dihancurkan.
Mengutip Tribunnews pada (9/4), peringatan itu disampaikan melalui komunikasi radio Iran.
Lebih tepatnya, Iran memperingatkan bahwa kapal internasional yang melintasi Selat Hormuz tanpa izin berisiko menghadapi tindakan militer.
Angkatan Laut Iran menegaskan melalui komunikasi radio bahwa setiap kapal wajib memperoleh izin terlebih dahulu.
Jika tidak, maka akan menjadi target serangan Iran.
Ancaman ini muncul di tengah gencatan senjata dua pekan dengan Amerika Serikat (AS).
Di mana Donald Trump mensyaratkan jalur tersebut dibuka secara penuh, cepat, dan aman.
Namun, situasi di lapangan masih dinilai belum stabil.
Dikabarkan, lalu lintas di Selat Hormuz masih sangat terbatas, dengan hanya tiga kapal melintas pascagencatan senjata, jauh di bawah rata-rata normal.
Banyak perusahaan pelayaran memilih menunggu kejelasan karena situasi dinilai belum berubah dan masih berisiko.
Selat yang menjadi jalur vital pasokan energi dunia itu disebut masih berada di bawah kendali Iran.
Terkhusus, dengan mekanisme perizinan yang belum jelas dan kondisi pelayaran yang tetap berbahaya.