WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Aroma daging panggang yang menggoda berpadu dengan pemandangan unik menyambut siapa pun yang melangkah ke gerai Aldis Burger di kawasan Cempaka Putih.
Usaha kuliner milik selebritas Aldi Taher ini tidak hanya viral karena rasanya, tetapi juga karena interiornya yang mencuri perhatian yakni foto Gubernur Jakarta Pramono Anung, terpajang di hampir setiap sudut ruangan.
Mulai dari area pemanggangan hingga sudut dinding ikonik "Burger Area", wajah orang nomor satu di Jakarta itu tampak bersanding akrab dengan Aldi Taher sambil memegang burger.
Kehadiran foto-foto tersebut seolah menjadi simbol restu bagi UMKM lokal yang kini tengah menjadi primadona baru warga ibu kota.
Baca juga: Pramono Tegas, Pecat Pelaku Rekayasa Laporan JAKI di Kelurahan Kalisari
Magnet Kuliner yang Mengular hingga Luar Kota
Bukan sekadar dekorasi unik, kekuatan utama gerai ini ada pada antreannya yang fenomenal.
Pantauan di lokasi pada Kamis (9/4/2026) menunjukkan antrean pelanggan mengular hingga ke gang-gang di sekitar outlet.
Tak sedikit dari mereka yang datang jauh-jauh dari luar kota hanya demi mencicipi burger yang sedang "meledak" di media sosial ini.
Baca juga: Aldi Taher Bicara Video Viral saat Pelanggan Aldis Burger Diduga Disiram Air oleh Warga saat Antre
"Alhamdulillah banget, antusiasme pelanggan benar-benar di luar ekspektasi kami. Banyak yang rela mengantre berjam-jam atau ikut sistem pre-order (PO)," ujar Gamma Atletika, Store Manager Aldis Burger Cempaka Putih.
Produksi 5.000 Burger Per Hari Masih Belum Cukup
Meski dapur Aldis Burger telah bekerja ekstra keras dengan memproduksi 4.000 hingga 5.000 burger setiap harinya, pasokan tersebut ternyata masih jauh dari kata cukup.
Stok sering kali ludes hanya dalam hitungan jam, menyisakan kekecewaan bagi mereka yang datang terlambat.
Baca juga: Berawal dari Ngefans, dr Rusli Zainudin Minta Aldi Taher Ciptakan Lagu untuk Dirinya
Untuk menyiasati membeludaknya pesanan, pihak manajemen terpaksa menerapkan sistem PO yang ketat.
Pelanggan yang tidak kebagian stok harian bisa memesan untuk diambil keesokan harinya, selama kuota masih tersedia.
"Kami sudah meningkatkan produksi berkali-kali lipat, tapi tetap saja masih banyak yang belum kebagian. Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya bagi pelanggan yang sudah jauh-jauh datang namun harus pulang dengan tangan kosong," tutup Gamma.
Kisah Aldis Burger ini menjadi bukti nyata bagaimana kombinasi antara pengaruh figur publik, strategi pemasaran yang unik, dan kualitas produk mampu menggerakkan ekonomi UMKM di Jakarta hingga ke level yang luar biasa.