Negara-negara Teluk kini mengincar Terra Drone murah buatan Ukraina untuk menangkis serangan Iran.
Langkah ini diambil menyusul kekhawatiran menipisnya stok rudal pertahanan udara buatan Amerika Serikat.
Dikutip dari usnews.com pada Kamis (9/4), negara-negara Teluk tersebut di antaranya Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA).
Drone pencegat buatan Ukraina dinilai lebih murah dan efisien dibandingkan rudal pertahanan konvensional yang harganya sangat mahal.
Bahkan, biaya satu drone bisa jauh lebih rendah dibandingkan satu rudal sistem pertahanan udara.
Dilaporkan, penggunaan drone pencegat murah ini juga dianggap lebih fleksibel untuk menghadapi serangan drone dalam jumlah besar.
Spesifikasi itu sama seperti yang selama ini digunakan Iran.
Kendati demikian, Terra Drone disebut memiliki posisi kuat.
Sebab, sudah menjalin kerja sama dengan perusahaan minyak raksasa Arab Saudi, Aramco, untuk penyediaan drone survei dan inspeksi.