TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Tak ada yang menyangka kedatangan pria plontos asal Kroasia pada Juli 2023 lalu akan mengubah wajah Persib Bandung selamanya.
Datang saat kondisi tim "berdarah-darah", Bojan Hodak kini berdiri di ambang rekor yang sulit disamai pelatih mana pun di tanah air.
Namun, setelah hampir tiga tahun di Persib, kontraknya akan segera habis.
Akankan pelatih asing fenomenal Persib ini, tetap bertahan di musim depan?
Bojan Hodak sendiri tak mengelak kontraknya bersama Persib akan segera habis.
"Sedang dibicarakan, sedang dibicarakan," ujar Bojan, saat ditanya terkait kontrak, setelah melatih anak asuhnya, di Stadion GBLA, Kamis (9/4/2026).
Baca juga: Sinyal Kuat Bojan Hodak Bertahan di Persib, dari Tawaran Bagus sampai Sedang Dibicarakan
Berikut adalah perjalanan transformatif Bojan Hodak bersama Maung Bandung yang dirangkum oleh Tribun Jabar:
Bojan Hodak resmi diperkenalkan pada 26 Juli 2023.
Tugasnya saat itu sangat berat: menggantikan Luis Milla yang mundur mendadak dan mengangkat Persib yang terjerembab di peringkat ke-16 klasemen.
Berbekal reputasi finalis Piala AFC bersama Kuala Lumpur City FC, Bojan menyuntikkan filosofi permainan pragmatis namun mematikan.
Ia mengubah Persib menjadi tim dengan pertahanan baja dan transisi serangan balik kilat.
Hasilnya? Persib meroket dari zona merah hingga finis di posisi ke-2 babak reguler.
Puncak magis Bojan terjadi pada Mei 2024.
Di bawah arahannya, Maung Bandung tampil beringas di babak Championship Series.
Madura United dilumat dengan agregat telak 6-1 di partai final, memastikan gelar juara Liga 1 2023/2024 kembali ke Kota Kembang.
Gelar ini tidak hanya memuaskan dahaga juara Bobotoh, tetapi juga mencatatkan nama Bojan sebagai pelatih asing pertama dalam sejarah klub yang mampu mempersembahkan trofi kasta tertinggi.
Predikat Best Coach pun layak disematkan padanya.
Kepercayaan manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) dibuktikan dengan kontrak jangka panjang berdurasi dua tahun yang ditandatangani Juli 2024 lalu.
Bojan diberi mandat tidak hanya mendominasi domestik, tapi juga berbicara banyak di kompetisi Asia (ACL 2).
Hingga 9 April 2026, posisi Bojan di kursi pelatih masih tak tergoyahkan.
Di musim 2025/2026 ini, Persib dibawanya terbang tinggi di puncak klasemen dengan raihan 61 poin.
Targetnya jelas: mencetak sejarah baru dengan meraih Hattrick Juara Liga Indonesia secara beruntun.