GEGER! Iran Peringatkan AS Gencatan Batal, Setelah Israel Serang Lebanon Ratusan Tewas
Tribun-video April 09, 2026 08:56 PM
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baruSURYAMALANG.COM - Iran mengancam akan menarik diri dari perjanjian gencatan senjata dengan Amerika Serikat (AS) jika Israel terus menyerang Lebanon.Ancaman ini muncul saat militer Israel (IDF) mengintensifkan serangan terhadap Lebanon pada Rabu (8/4/2026).Media Iran, Tasnim News Agency mengutip sumber yang mengetahui militer dalam artikelnya.Sumber itu mengatakan bahwa Iran sedang meninjau situasi akibat pelanggaran yang dilakukan Israel.Diketahui, penghentian perang termasuk di Lebanon masuk dalam daftar 10 poin yang disetujui AS.Artinya, Israel mau tak mau harus menghentikan serangan terhadap negara tetangganya tersebut.Namun, fakta di lapangan menunjukkan ratusan orang tewas di Lebanon hanya beberapa jam setelah gencatan senjata diumumkan.Badan Pertahanan Sipil Lebanon mengatakan setidaknya 254 orang tewas dan 1.165 lainnya terluka.Serangan Israel menargetkan seluruh penjuru, termasuk Beirut, Lembah Bekaa, hingga Sidon.Usut punya usut, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ternyata tidak setuju jika Lebanon termasuk dalam perjanjian gencatan senjata.Begitu juga dengan AS yang menegaskan bahwa gencatan senjata dengan Iran tidak mencakup penghentian perang di Lebanon.Hal itu disampaikan langsung oleh Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt, Rabu (8/4/2026).(Tribun-Video.com)Artikel ini telah tayang di Tasnim News Agency dengan judul, Pelanggaran Gencatan Senjata oleh Israel Akan Mengakibatkan Iran Mundur dari Kesepakatan: Sumberhttps://www.tasnimnews.ir/en/news/2026/04/08/3560721/israeli-violation-of-ceasefire-to-result-in-iran-s-exit-from-deal-sourceEditor Video : Gianta Firmandimas Adya MahendraUploader:WEBSITE: http://suryamalang.com/ INSTAGRAM:http://instagram.com/suryamalangFACEBOOK:https://www.facebook.com/suryamalang.tribun#suryamalang#malang#ngalam #viory
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.