Dubes Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste kunjungi Stasiun Yogyakarta
Ryan Nong April 09, 2026 07:41 PM

POS-KUPANG.COM, YOGYAKARTA --  Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste, His Majesty’s Ambassador Dominic Jermey CVO OBE mengunjungi Stasiun Yogyakarta pada Rabu (8/4/2026). 

Dalam kunjungannya, Dubes Inggris itu didampingi GKR Mangkubumi sebagai perwakilan Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat. 

Kunjungan ke stasiun Yogyakarta yang bersejarah tersebut, bertujuan memperkuat kolaborasi antara Inggris dan Yogyakarta, mulai dari aksi iklim hingga pendidikan, sebagai bagian dari Kemitraan Strategis Inggris–Indonesia yang diluncurkan pada awal tahun ini oleh Presiden Prabowo dan Perdana Menteri Sir Keir Starmer.

Baca juga: Bupati TTU soal Pelayanan Puskesmas di Perbatasan: Boleh Layani Pasien dari Timor Leste, Tapi

“Di Yogyakarta, Kemitraan Strategis Inggris dan Indonesia telah menunjukkan hasil nyata. Melalui MELAJU, kemitraan infrastruktur Inggris–Indonesia, Inggris mendukung transisi menuju sistem mobilitas perkotaan yang rendah karbon dan terintegrasi," kata Duta Besar Inggris.

Dukungan tersebut, kata dia, mencakup penyusunan panduan implementasi Transit-Oriented Development (TOD) dan Land Value Capture, serta bantuan teknis yang diperlukan untuk meletakkan dasar perencanaan emobility yang inklusif.

Duta Besar menyebut, di luar mobilitas rendah karbon, Inggris juga turut mendukung upaya ketahanan iklim dan inisiatif berbasis masyarakat, mulai dari pengelolaan sampah sirkular di Bantul hingga kehutanan sosial dan ekowisata di Kulon Progo.

"Prinsip inklusivitas menjadi inti pendekatan kami, termasuk melalui aksi iklim yang responsif gender serta memastikan sistem transportasi dapat melayani seluruh lapisan masyarakat,” ujar Duta Besar Dominic. 

Saat meninjau suasana pelayanan dan fasilitas yang ada di Stasiun Yogyakarta seperti sistem Face Recognition, ruang tunggu penumpang, passanger crossing, hingga peron pemberangkatan penumpang, Duta Besar Inggris didampingi EVP KAI Daop 6 Yogyakarta Bambang Respationo.

Duta Besar menyampaikan apresiasinya kepada KAI Daop 6 Yogyakarta atas peningkatan pelayanan yang maju dan semangat inovasi yang berbasis keberlanjutan lingkungan.

Sebaliknya, EVP KAI Daop 6 Yogyakarta Bambang Respationo juga mengapresiasi perhatian yang diberikan Pemerintah Inggris untuk kemajuan transportasi kereta api yang tidak hanya mengusung integrasi antarmoda tapi juga inklusivitas dan keberlanjutan lingkungan. 

Bambang juga menyampaikan bahwa pelayanan yang mengusung kemudahan bagi pelanggan, inklusivitas serta ramah lingkungan dan berkelanjutan merupakan salah satu semangat KAI dalam melakukan berbagai inovasi dan peningkatan layanan.

Hal ini juga sebagai dukungan untuk program strategis Pemerintah yang menargetkan dapat mencapai Net Zero Emission atau emisi nol bersih pada tahun 2060 atau lebih cepat. Keberlanjutan lingkungan ini juga akan menjadi salah satu fondasi penting dalam rencana penataan Stasiun Yogyakarta kedepannya. (*)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.