Jakarta (ANTARA) - TNI AL bekerja sama dengan Polri dan masyarakat dalam memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah di Dusun Camarbulan, Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Rabu (8/4).
Dalam siaran pers resmi yang diterima di Jakarta, Kamis, dijelaskan bahwa penanganan karhutla itu dilakukan oleh personel dari Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) XII Pontianak.
Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Tunggul saat dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Kamis, mengatakan tindakan pemadaman berawal dari adanya laporan tentang adanya peristiwa karhutla yang diterima personel Kodaeral XII.
"Berdasarkan laporan tersebut, tim gabungan melaksanakan koordinasi lintas instansi, pengecekan langsung ke lokasi, pemadaman api secara manual," kata Tunggul.
Tunggul mengatakan personel TNI AL sempat mendapatkan beragam kendala saat melakukan pemadaman mulai dari keterbatasan sarana dan prasarana, jauhnya akses menuju lokasi, serta minimnya sumber air.
"Walaupun demikian personel gabungan tetap mampu mengendalikan situasi dengan baik. Semangat gotong royong, disiplin, dan dedikasi seluruh unsur di lapangan menjadi faktor penting dalam keberhasilan penanganan kebakaran tersebut," terang Tunggul.
Setelah berhasil memadamkan api, personel TNI AL tidak serta merta meninggalkan lokasi kebakaran, tetapi mereka tetap berada di lokasi untuk mensosialisasikan penanganan karhutla kepada masyarakat.
"Sosialisasi ini mencakup dampak asap terhadap kesehatan, lingkungan, serta aktivitas masyarakat sehari-hari, sebagai bagian dari langkah preventif untuk menekan potensi karhutla berulang di wilayah perbatasan," ujar Tunggul.
Dengan adanya sosialisasi tersebut, Tunggul berharap masyarakat bisa lebih mengantisipasi bencana karhutla.





