Ironi Kelangkaan LPG 3 Kg di Tuban: Antrean Mengular Pascakunjungan Wagub Jatim Emil Dardak
Sudarma Adi April 09, 2026 08:14 PM

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Muhammad Nurkholis

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN – Di balik kelangkaan LPG 3 kg yang terjadi di Kabupaten Tuban, Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak sempat melakukan pemantauan langsung ke pangkalan LPG di wilayah tersebut.

Dalam unggahan akun Instagram @emildardak, terlihat Emil telah melakukan pengecekan di salah satu pangkalan LPG di Tuban usai menghadiri acara di Pendopo Manunggal Krida pada 31 Maret 2026.

“Kemarin katanya langka, tapi saya turun ternyata tidak semua tempat seperti itu,” ungkap Emil, dikutip Surya.co.id. 

Taufiq (52), warga Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban sekaligus pemilik pangkalan LPG 3 kg mengungkapkan jika, saat Emil berkunjung memang belum ada kelangkaan yang dirasakan masyarakat. 

Baca juga: Tradisi Haul Agung Syekh Maulana Ibrahim Asmoroqondi Tuban, Pawai Diikuti Anak Peserta Khitan Massal

Kontradiksi Pantauan Lapangan dan Keluhan Warga

Dan kelangkaan LPG mulai terasa sekitar tiga hari setelah kunjungan tersebut, dan terparah saa adanya hari libur nasional.

“Waktu Mas Emil ke sini masih normal. Kelangkaan mulai terasa sekitar tiga hari setelah itu, apalagi ada tanggal merah,” ujarnya saat ditemui, Kamis (9/4/2026)

Lebih lanjut, ia menjelaskan permintaan LPG saat ini cukup tinggi. Bahkan sebelumnya antrian warga sempat mengular dan beberapa warga bahkan rela antre sejak pagi, untuk mendapatkan gas elpiji.

“Sampai saat ini bisa dikatakan kurang. Kemarin masih antre dan dibagi satu-satu. Mudah-mudahan dengan tambahan pasokan bisa lebih lancar,” imbuhnya.

Kemudian untuk pasokan pangkalan tersebut biasanya menerima pasokan empat kali dalam seminggu, pada Senin, Selasa, Rabu, dan Jumat. Jumlah tabung yang diterima pun berbeda setiap hari.

“Kalau Senin 180 tabung, Selasa 140 tabung, Rabu 120 tabung. Kalau Jumat biasanya digabung dengan Sabtu, jadi Jumat 140 tabung dan Sabtu 170 tabung,” jelasnya.

Ia menegaskan hingga saat ini pengiriman masih lancar dan tidak ada pengurangan pasokan LPG di pangkalannya.

Baca juga:  Tuban Krisis Kepala Sekolah, Sebanyak 395 Sekolah Tak Punya Kepsek Definitif

“Kalau di sini pengiriman masih lancar dan tidak ada pengurangan pasokan,” katanya.

Meski demikian, ia berharap kondisi distribusi LPG segera kembali normal agar pelayanan kepada masyarakat lebih mudah dan antrean tidak kembali terjadi.

“Kalau posisi normal saya senang, jadi tidak ribet, masyarakat juga tidak perlu antre lama,” pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.