SURYA.CO.ID, SIDOARJO - Seorang bocah berusia 1,5 tahun dilaporkan tenggelam di Desa Kalidawir, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim).
Korban bernama Gibran Septian tersebut, dinyatakan hilang sejak Rabu (7/4/2026), dan hingga Kamis (9/4/2026) sore proses pencarian masih belum membuahkan hasil.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Sidoarjo awalnya menerima laporan terkait hilangnya balita laki-laki tersebut sekitar pukul 15.30 WIB.
Petugas segera menuju lokasi, untuk melakukan pengecekan awal di area yang diduga menjadi titik tenggelamnya korban di Desa Kalidawir.
“Tidak ada saksi yang mengetahui. Dari keterangan keluarga, korban tiba-tiba sudah tidak ada di dalam rumah. Ditemukan sandal satu di depan rumah dan satu di tepi sungai,” ujar petugas BPBD Sidoarjo.
Berikut fakta-fakta terkait hilangnya korban:
Temuan sandal di tepi sungai tersebut, menjadi indikasi kuat bahwa korban terjatuh ke dalam sungai yang berada tak jauh dari rumahnya.
Petugas BPBD bersama tim gabungan langsung melakukan penyisiran di sekitar aliran sungai sejak laporan diterima.
Tahap awal upaya pencarian difokuskan di sekitar titik ditemukannya sandal, kemudian dilanjutkan dengan penyisiran arus sungai ke arah timur.
Setelah upaya pada hari Rabu tidak membuahkan hasil, pencarian dilanjutkan pada hari Kamis dengan melibatkan Tim SAR gabungan.
Salah satu warga setempat, Lukman, mengonfirmasi bahwa tim gabungan terus melakukan penyisiran intensif hingga siang hari.
“Tim BPBD dan SAR banyak yang menyisir sungai sampai siang ini,” ujar Lukman, Kamis (9/4/2026).
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Sidoarjo, Sabino Mariano, menjelaskan bahwa sejumlah aparat ikut bersiaga di lokasi.
Personel yang terlibat meliputi anggota Polairud Polresta Sidoarjo serta Kapolsek Tanggulangin, AKP Anggono Jaya, beserta jajarannya.
“Tim BPBD bersama SAR gabungan masih melakukan penyisiran dan manuver di sepanjang aliran sungai untuk mencari korban. Namun hingga saat ini korban belum ditemukan,” kata Sabino Mariano.
Hingga sore hari, tim SAR gabungan masih terus melakukan berbagai upaya teknis di sepanjang sungai untuk menemukan keberadaan balita Gibran.