- Ratusan aktivis menyambut gencatan senjata dua minggu antara AS dan Iran.
Mereka mengklaim Teheran menang dengan gencatan AS dan Iran.
Kemenangan tersebut mereka rayakan dengan aksi damai sambil membawa gambar pemimpin tertinggi Iran terdahulu Ali Khamenei.
Video menunjukkan ribuan pengunjuk rasa melaksanakan aksinya dengan tertib sambil membawa bendera negara, Rabu (8/4/2026) malam waktu setempat di Karachi.
Dilansir dari Viory, dalam aksi damai itu juga terdengar teriakan slogan mereka di tengah pidato pemimpin agama.
Dalam aksinya para pengunjuk rasa juga membawa beberapa poster menyuarakan pembelaan.
Dalam aksi damai, beberapa aktifis juga memberikan pendapat mereka terkait gencatan senjata AS dan Iran.
Pemimpin Dewan Ulama Syiah menyebut bahwa aksi damai yang dilakukan sebagai penanda.
Ia menyebut bahwa seluruh dunia dan Muslim telah melihat bahwa tidak satupun klaim AS yang berhasil.
Sementara itu, seorang cendekiawan mengatakan Amerika Serikat dan Israel belum memenuhi satupun tujuan mereka.
Ia juga mengklaim seluruh dunia mengakui bahwa Iran telah menang.
Hingga media Amerika dan Israel mengakui bahwa mereka telah menyerah.
"Amerika Serikat dan Israel belum memenuhi satupun tujuan mereka. Iran bersikeras sejak hari pertama dan telah mengajukan syarat-syaratnya sendiri. Seluruh dunia mengakui bahwa Iran telah menang [...] bahkan media Amerika dan Israel mengakui bahwa mereka telah menyerah; jelas Iran menang," kata cendekiawan Hasan Zafar Naqvi.
"Hari ini, seluruh dunia dan dunia Muslim telah melihat bahwa tidak satu pun klaim AS yang berhasil. Bahkan, di 50 negara bagian AS, sekitar 10 juta orang telah turun ke jalan menentang agresi AS," tambah pemimpin Dewan Ulama Syiah, Nazir Abbas Taqvi.
Diketahui sebelumnya, Amerika Serikat dan Iran menyepakati gencatan senjata bersyarat dua minggu menjelang tenggat yang ditetapkan Donald Trump.
Trump dan kedua pihak menyebut kesepakatan itu sebagai kemenangan, dengan syarat pembukaan Selat Hormuz secara penuh dan aman.