POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Jajaran Satreskrim Polres Belitung menemukan luka bakar di tubuh korban yang tersengat listrik tegangan tinggi sewaktu menebang pohon.
Luka tersebut ditemukan di paha kanan bagian dalam serta punggung sebelah kanan saat dilakukan pemeriksaan di RSUD Marsidi Judono.
Luka-luka itu memperkuat dugaan korban meninggal akibat tersengat listrik.
"Jadi korban murni tersengat listrik karena korban pada saat kejadian sedang menebang pohon di belakang rumahnya," ujar Kasat Reskrim Polres Belitung, AKP I Made Yudha Suwikarma pada Kamis (9/4/2026).
Ia menjelaskan kejadian berawal saat korban yang diketahui bernama Suud diminta pamannya menebang pohon di belakang warung beralamat di perempatan Tanjung Baruk, Kecamatan Tanjungpandan.
Rimbunnya pohon dikhawatirkan akan menimpa warung tersebut.
Saat korban menebang, sekitar pukul 13.30 WIB, warga mendengar suara ledakan dari atas pohon dan korban sudah kaku.
Informasi warga, terdapat dahan yang dipotong tapi belum putus, rebah menimpa kabel listrik bertegangan 20 KV.
Baca juga: Warga Tersengat Listrik Saat Tebang Pohon di Tanjung Baruk, Rio Sempat Dengar Ledakan
"Dahan pohon itu bersetuhan langsung dengan korban. Lalu terjadi lagi ledakan kedua yang membuat korban jatuh," kata Made.
Setelah kejadian, korban langsung dievakuasi ke RSUD Marsidi Judono untuk dilakukan pemeriksaan luar.
Kemudian ditemukan beberapa luka bakar yang diduga akibat tersengat listrik.
"Tapi untuk penyebab pasti kematian tidak diketahui karena tidak dilakukan otopsi," kata Made.
Usai pemeriksaan, jenazah korban dibawa pihak keluarga untuk dimakamkan. (posbelitung.co/dede suhendar)