Sopir Dump Truck Hino Pemicu Tabrakan Beruntun Kertek Meninggal
M Syofri Kurniawan April 10, 2026 05:54 AM

TRIBUNJATENG.COM, WONOSOBO - Jumlah korban meninggal dunia dalam kecelakaan beruntun di jalur Parakan-Kertek, Kabupaten Wonosobo, Rabu (8/4/2026) lalu, kembali bertambah.

Yang terbaru, sopir dump truck Hino berpelat nomor B 9584 SYL, yang diduga menjadi pemicu kecelakaan meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan intensif karena luka di kepala dan dada.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Wonosobo, Iptu Agista Erikha, membenarkan adanya penambahan korban jiwa tersebut.

“Ya untuk driver dump truck Hino yang menyebabkan laka lantas itu, terakhir update tadi malam meninggal dunia di RS PKU Muhammadiyah setelah menjalani perawatan,” ujar Erik, sapaan akrabnya, Kamis (9/4/2026).

Berdasarkan keterangan kepolisian, sopir truk Hino tersebut bernama Suparno (50), warga Cakung, Jakarta Timur.

Erik menyebut, saat ditemukan di lokasi kejadian, Suparno sudah tidak sadarkan diri.

Posisi korban saat ditemukan berada di luar kendaraan, tepatnya di aliran drainase di sekitar lokasi kejadian.

“Ditemukan di aliran drainase, diduga ia meloncat,” ujarnya.

Sebelumnya, dua korban lain telah lebih dulu dinyatakan meninggal dunia. 

Salah satu korban meninggal, yakni pengemudi truk bak kayu, Dudung (39), warga Pangandaran, Jawa Barat.

Korban meninggal lainnya, yakni pengendara sepeda motor, Santoso (37), warga Kecamatan Kertek, Wonosobo.

Dengan demikian, total korban meninggal dalam kecelakaan ini menjadi tiga orang.

Sementara dua korban luka lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Sebelumnya, Kasatlantas Polres Wonosobo, AKP Seno Hartanto menjelaskan kronologi kecelakaan tersebut.

Kecelakaan terjadi di jalur Parakan-Kertek, tepatnya di Dusun Madukoro, Desa Candimulyo, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo pada Rabu (8/4/2026) pagi.

Kejadian kecelakaan bermula saat dump truck Hino B 9584 SYL bermuatan batu kapur melaju dari arah Temanggung atau Parakan menuju Wonosobo.

Diketahui kondisi jalan di lokasi kejadian menurun.

Setibanya di lokasi kejadian, pengemudi truk diduga tidak mampu menguasai kendaraan sehingga oleng ke kanan.

"Kendaraan truk Hino ini mengangkut muatan batu kapur yang akan didistribusikan ke Sekolah Rakyat," ucapnya.

Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju dump truck Canter AA 8218 OF, truk Canter bermuatan kayu Z 8317 YD, mobil pikap Suzuki APV G 1762 YD, dan sepeda motor Yamaha Vega AA 5206 BP.

Oleh karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari dan mengakibatkan kecelakaan beruntun. (Imah Masitoh)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.