JUARA.NET - Ganda putri Indonesia, Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti, merasa puas bisa membalaskan kekalahan terhadap unggulan Korea di Kejuaraan Asia 2026.
Tiwi/Fadia tampil garang pada babak 16 besar Kejuaraan Asia di Ningbo Olympic Sports Center, China, Kamis (9/4/2026).
Ganda putri ranking 53 BWF itu mengalahkan unggulan ketiga, Baek Ha-na/Lee So-hee, dalam dua gim.
Amallia Cahaya Pratiwi dan Siti Fadia Silva Ramadhanti membutuhkan waktu 56 menit untuk menyelesaikan permainan dengan skor 21-17, 21-16.
Tiwi merasa puas bisa membalaskan kekalahan dari Baek Ha-na/Lee So-hee pada Sudirman Cup 2025 lalu.
"Alhamdulillah senang bisa revans, di pertemuan terakhir walaupun kalah kami bisa mengimbangi," kata Tiwi dikutip Juara.net dari Djarum Badminton.
"Jadi kami menjadikan laga tersebut sebagai pelajaran untuk permainan hari ini," ucapnya menambahkan.
Diakuinya, permainan alot dipertontonkan oleh Baek/Lee.
Namun, Tiwi/Fadia bisa bertahan dalam adu reli yang berlangsung sejak awal permainan.
Menurut Tiwi, kunci kemenangan kali ini adalah bermain lebih tenang dan berani meladeni permainan lawan.
Meski beberapa kali terkejar, pasangan ranking 53 BWF itu tetap bisa bangkit setelah jeda interval.
"Untuk pola permainan, meskipun kami mengikuti pola main lawan tetapi kami tidak terlalu santai dan terburu-buru untuk membunuh," tutur Tiwi.
Hal senada disampaikan Fadia yang merasa telah berusaha menerapkan taktik dari pelatih.
Pertemuan di Sudirman Cup tahun lalu telah memberi pelajaran berharga bagi Tiwi dan Fadia.
"Kami lebih tahu kebutuhan kami berdua, jadi sudah tahu mau bermain pola apa," ucap Fadia.
"Melawan Baek Ha Na/Lee So Hee sudah sesuai dengan pola yang kami dan pelatih harapkan," imbuhnya.
Fadia berharap kemampuan mereka terus meningkat sehingga bisa kembali menorehkan prestasi seperti di Thailand Masters pada Januari lalu.
"Jadi kami mau mengukur kemampuan kami dan kalau bisa, kami mau bersaing secepatnya," pungkasnya.
Tantangan berikutnya menanti Tiwi/Fadia pada babak perempat final.
Mereka menantang unggulan keenam dari Jepang, Rin Iwanaga/Kie Nakanishi.
Di Swiss Open lalu, Tiwi/Fadia harus mengakui kehebatan Rin/Kie setelah bermain tiga gim, 19-21, 21-13, 14-21.
Kini, saatnya Tiwi/Fadia membayar tuntas kekalahan tersebut supaya bisa mewujudkan all Indonesian final.
Mengingat di bagan sebelah, Rachel Allessya Rose dan Febi Setianingrum juga lolos ke perempat final.
Juara Australia Open itu juga menantang unggulan Jepang, Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto.