Harga Baru Tiket Piala Dunia 2026 Melonjak, Isu FIFA Simpan Kursi Terbaik Harga Premium
Salomo Tarigan April 10, 2026 11:54 AM

TRIBUN-MEDAN.com - Protes penggemar bola terkait mahalnya harga tiket Piala Dunia 2026 jadi sorotan belakangan ini

Namun, Federasi Sepak Bola Internasional atau badan pengatur sepak bola dunia tesebut tak surut.

Malah FIFA kabarnya menaikkan harga .

Baca juga: Kantor BPN Sumut dan BPN Kota Medan Digeledah Tim Kejati Sumut, Kasus Korupsi Jalan Tol Medan-Binjai

FIFA  diam-diam menambahkan kategori tiket baru dengan harga yang jauh lebih mahal untuk ajang Piala Dunia 2026. 

Dalam pembaruan terbaru, badan sepak bola dunia itu memperkenalkan kategori 'terdepan' atau disebut 'front-row', yang menawarkan pengalaman menonton paling eksklusif.

Meski begitu, FIFA membanderol dengan harga fantastis.


Untuk laga pembuka yang mempertemukan Amerika Serikat melawan Paraguay di Inglewood, California, pada 13 Juni mendatang, tiket kategori 1 barisan depan kini dijual hingga mencapai 4.105 dolar AS (sekitar Rp70 juta), dikutip dari ESPN.

Harga ini melonjak signifikan dibandingkan sebelumnya, di mana tiket kategori 1 tertinggi hanya dipatok sebesar 2.735 dolar AS (sekitar Rp46,7 juta). 

Langkah ini menunjukkan strategi FIFA dalam memaksimalkan pendapatan dari pertandingan-pertandingan besar, terutama di laga pembuka yang selalu menarik perhatian global. 

Namun, kebijakan tersebut juga berpotensi memicu kritik dari penggemar yang merasa harga tiket semakin tidak terjangkau.

Tak hanya itu, FIFA juga memperkenalkan kategori baru lainnya, yakni tier 2, tanpa pengumuman resmi. 


Tiket dalam kategori ini untuk laga pembuka di Amerika Serikat dibanderol antara 1.940 (sekitar Rp33 juta) hingga 2.330 dolar AS (sekitar Rp39,7 juta).

Kategori ini berada di antara kategori 1 dan kategori 2 sebelumnya, menambah kompleksitas struktur harga tiket.

 

Piala Dunia 2026 sendiri akan berlangsung mulai 12 Juni hingga 20 Juli dan digelar di 16 kota yang tersebar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Turnamen ini akan menjadi edisiterbesar dalam sejarah dengan total 104 pertandingan.

Dalam dokumen resmi FIFA mengenai kategori tiket, kategori 1 dijelaskan sebagai kursi dengan harga tertinggi yang umumnya berada di tribun bawah.

Kursi Terbaik Harga Premium

Namun, dengan munculnya kategori “terdepan”, diduga FIFA sebelumnya menyimpan sebagian kursi terbaik untuk dijual dengan harga premium pada fase berikutnya.

Selain di Amerika Serikat, kenaikan harga juga terjadi pada laga pembuka Kanada melawan Bosnia dan Herzegovina di Toronto. Untuk kursi kategori 1 bagian depan, harga tiket kini mencapai 3.360 dolar AS (sekitar Rp57,3 juta).

Penyesuaian harga juga berlaku untuk fase gugur. 

Pada babak 16 besar, FIFA menambahkan tiket dengan harga hingga 905 dolar AS untuk pertandingan yang akan digelar di Philadelphia.

Sementara itu, lonjakan paling mencolok terjadi pada laga final yang akan berlangsung di MetLife Stadium, New Jersey, pada 19 Juli. FIFA menaikkan harga tiket tertinggi menjadi 10.990 dolar AS (sekitar Rp187 juta), naik dari sebelumnya 8.680 dolar AS. 

Untuk kategori 2, harga kini mencapai 7.380 dolar AS (sekitar Rp126 juta) dari sebelumnya 5.575 dolar AS, sedangkan kategori 3 naik menjadi 5.785 dolar AS (sekitar Rp98 juta) dari 4.185 dolar AS.

Menariknya, hingga saat ini tidak ada tiket final yang tersedia di situs resmi penjualan FIFA, yang menandakan tingginya permintaan atau kemungkinan strategi distribusi yang terbatas.

Presiden FIFA, Gianni Infantino, sebelumnya menyatakan optimisme bahwa seluruh 104 pertandingan Piala Dunia 2026 akan terjual habis. 

Meski demikian, kebijakan harga yang terus meningkat ini telah memicu reaksi negatif dari sebagian penggemar.

Sebagai respons atas kritik tersebut, FIFA sempat memperkenalkan kategori tiket “tingkat pendukung” pada Desember lalu yang ditujukan untuk memberikan opsi lebih terjangkau. 

Namun dengan hadirnya kategori premium baru, perdebatan mengenai aksesibilitas dan komersialisasi sepak bola dipastikan akan terus berlanjut.

Dengan kombinasi harga tinggi dan antusiasme global yang besar, Piala Dunia 2026 diprediksi tidak hanya menjadi pesta sepak bola terbesar, tetapi juga salah satu yang paling mahal bagi para penonton di stadion.

Penetapan Harga Dinamis

Dalam wawancara dengan media AS CNBC pada bulan Maret, presiden FIFA Gianni Infantino berbicara tentang sistem penetapan harga dinamis yang berlaku di Amerika Serikat 'khususnya', yang menyebabkan harga yang sebelumnya tetap dapat meningkat atau menurun.

"Dalam empat minggu, kami menerima permintaan untuk penyelenggaraan Piala Dunia selama seribu tahun," katanya.

"Kami telah menerima permintaan tiket dari lebih dari 200 negara di seluruh dunia."

"Semua orang ingin menjadi bagian dari sesuatu yang istimewa."

"Harganya sudah ditetapkan, tetapi khususnya di AS ada yang namanya penetapan harga dinamis, artinya harga akan naik atau turun."

"Itu bagian dari pasar yang kita geluti. Harga untuk beberapa pertandingan akan naik."

"Itu bukan masalah dalam artian permintaannya ada. Harga adalah konsekuensi dari itu."

 

 

Baca juga: Setelah Mohamed Salah, Kini Giliran Andrew Robertson Tinggalkan Liverpool

(*/TRIBUN-MEDAN.com) 

Sumber: tribunnews.com 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.