Harga Tiket Pesawat Batam ke Jakarta Melonjak Tajam: Super Air Jet, Batik Air, dan Citilink
Karunia Rahma Dewi April 10, 2026 02:07 PM

TRIBUNBATAM.id- Tiket pesawat melonjak di April 2026.

Tak disangka kenaikan harga bahan bakar Avtur naik secara global. 

Maka tak heran jika harga tiket pesawat turut mengikuti kenaikan tersebut. 

Terpantau untuk penerbangan rute Batam ke Jakarta Hari Sabtu, 10 April 2026 dijual paling murah Rp 1,3 Jutaan. 

Sedangkan harga termahal dengan penerbangan direct Rp 1,8 Jutaan dengan kelas economy.

Baca juga: Daftar Harga Tiket Pesawat Medan ke Jakarta Naik Drastis, Lion Air Tembus Rp 2,4 Juta

Harga Tiket Pesawat Batam ke Jakarta pada Sabtu, 11 April 2026

Maskapai Penerbangan Jadwal Waktu (Direct) Harga
Super Air Jet Sabtu, 11 April 2026 14:45 - 16:30 Rp 1.396.700
    08:00 - 09:45 Rp 1.396.700
    09:55 - 11:40 Rp 1.396.700
    17:45 - 19:30 Rp 1.396.700
Citilink Sabtu, 11 April 2026 8:50 - 20:35 Rp 1.465.100
    21:45 - 23:30 Rp 1.465.100
    16:35 - 18:25 Rp 1.601.600
    14:00 - 15:50 Rp 1.804.700
    07:40 - 09:25 Rp 1.873.600
Batik Air Sabtu, 11 April 2026 07:00 - 08:45 Rp 1.619.800
    12:35 - 14:20 Rp 1.699.700

 

Kenaikan Harga Bahan Bakar Avtur Berimbas ke Harga Tiket Pesawat di Indonesia

Airlangga mengatakan, tren kenaikan harga avtur terjadi secara global.

Di sejumlah negara, harga avtur bahkan sudah lebih tinggi dibandingkan Indonesia. 

"Di berbagai negara sudah menaikkan harga avtur, yaitu di Thailand angkanya di angka Rp 29.518, Filipina Rp 25.326. Per hari ini kita lihat di Bandara Soekarno-Hatta, itu harga avtur per 1 April kemarin sudah Rp 23.551 per liter," tutur Airlangga dalam Konferensi Pers terkait Kebijakan Transportasi dan BBM, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Senin (6/4/2026).

Baca juga: Harga Tiket Pesawat Bali ke Jakarta Tembus Rp 1,4 Juta, Ini Daftar Kenaikan Tiket Pesawat Terbaru

Baca juga: Harga Tiket Pesawat Jakarta ke Bengkulu Merangkak Naik, Nyaris Menyentuh Rp 1,6 Juta di Minggu Ini

Penyesuaian harga avtur di dalam negeri perlu dilakukan agar tidak menimbulkan disparitas harga dengan negara lain.

Jika harga avtur Indonesia terlalu rendah, maskapai asing berpotensi memanfaatkan selisih tersebut untuk keuntungan operasional.

Pemerintah telah memandang, kenaikan harga avtur ini akan berdampak signifikan terhadap struktur biaya maskapai.

Sebab komponen avtur menyumbang sekitar 40 persen dari total biaya operasional penerbangan. Artinya, setiap kenaikan harga bahan bakar akan langsung menekan kinerja maskapai. 

Sebagai respons, pemerintah menyiapkan langkah mitigasi untuk menahan lonjakan harga tiket pesawat agar tetap terjangkau masyarakat.

Salah satu kebijakan yang ditempuh adalah penyesuaian fuel surcharge atau biaya tambahan bahan bakar.

(TribunBatam.id)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.