Berbeda dengan Pusat, ASN Pemprov Jabar Tetap Ngantor di Gedung Sate Setiap Jumat, Ini Alasannya
Ravianto April 10, 2026 02:11 PM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat tetap bekerja normal di Gedung Sate, Jumat (10/4/2026), meski Pemerintah Pusat menyarankan menerapkan sistem work from home (WFH) setiap Jumat. 

Pantauan di Gedung Sate, aktivitas perkantoran berjalan seperti biasa. Sejumlah ASN terlihat lalu lalang di dalam area Gedung Sate.

Area parkiran pun nampak dipadati kendaraan roda dua para ASN Pemprov Jabar. 

Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat, Herman Suryatman, mengatakan WFH di Pemprov Jabar dilakukan setiap Kamis dan sudah dilakukan sejak awal 2026.

Sedangkan Jumat, kata dia, bersifat situasional, menyesuaikan kebutuhan layanan.

Namun demikian, Herman menekankan para kepala dinas dan pejabat struktural tetap wajib hadir, baik di kantor maupun di lapangan, untuk memastikan pelayanan publik tidak terganggu.

Baca juga: WFH Mulai Diterapkan Hari Ini, Presensi ASN Pemkab Indramayu Dipantau GPS

“Jumat itu pun dengan catatan para kepala dinas dan pejabat struktural harus tetap nongkrong, bukan hanya di kantor, tapi di lapangan,” ujar Herman.

Kebijakan efisiensi melalui WFH, kata dia, tidak boleh mengurangi efektivitas kinerja pemerintah.

“Pak Gubernur menegaskan efisiensi tidak boleh mereduksi efektivitas. Bahkan pelayanan publik harus lebih cepat, lebih murah, lebih ringkas, lebih baik, dan lebih aman,” katanya. 

Herman memastikan unit kerja yang memberikan layanan langsung kepada masyarakat tetap bekerja penuh di kantor dan tidak menerapkan WFH.

“Khusus untuk layanan langsung seperti Bapenda dan RSUD itu tidak ada work from home. Bale Pananggeuhan juga tetap standby,” katanya.

Sementara itu, kebijakan WFH difokuskan untuk ASN yang bekerja di sektor back office, seperti analisis dan administrasi internal.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.