Studio Game Lokal Yogyakarta Ini Merilis Game Memasak, KuloNiku: Bowl Up!
Joko Widiyarso April 10, 2026 02:14 PM

 

TRIBUNJOGJA.COM - Gim lokal karya Indonesia kembali menjadi sorotan setelah rilisnya KuloNiku: Bowl Up! pada Selasa (7/4/2026).

Gim ini digarap oleh Gambir Studio, yang terdiri dari sejumlah tim developer asal Daerah Istimewa Yogyakarta.

Mengusung konsep memasak, permainan ini mengangkat kuliner khas Indonesia dengan fokus pada pengelolaan restoran dan interaksi pelanggan dengan nuansa modern.

Alur Cerita Gim Klasik

Foto
Foto "KuloNiku: Bowl Up!" di laman Steam. (Steampowered.com)

KuloNiku: Bowl Up! mengusung alur cerita bergaya gim klasik yang mengangkat perjalanan dari sederhana hingga mencapai kesuksesan.

Pemain berperan sebagai cucu yang mewarisi warung bakso legendaris milik sang nenek, Bakuso, yang kini berada dalam kondisi menurun.

Dari titik inilah perjalanan dimulai, di mana pemain harus mengelola usaha sederhana tersebut agar kembali ke masa kejayaannya.

Dalam perjalanannya, pemain tidak hanya berfokus pada aktivitas memasak dan melayani pelanggan, tetapi juga berinteraksi dengan warga sekitar yang menghadirkan nuansa slice-of-life.

Interaksi ini membuka berbagai cerita kecil yang memperkaya pengalaman bermain.

Hal tersebut juga membangun kedekatan pemain dengan lingkungan dalam gim.

Baca juga: Microsoft Umumkan Update Aplikasi Windows 11 Native, Lebih Ringan dan Cepat

Seiring berkembangnya usaha, pemain dapat melakukan berbagai peningkatan untuk menunjang operasional restoran.

Mulai dari memperbaiki fasilitas restoran hingga menata ulang interior agar lebih menarik bagi pelanggan.

Proses ini menjadi bagian penting dalam menarik lebih banyak pelanggan dan meningkatkan kualitas layanan.

Namun, perjalanan tersebut tentu saja bukan hanya soal keelokan dalam mengembangkan restoran.

Pemain juga menghadapi persaingan dengan restoran rival, Starstruck Diner, yang sekarang menjadi restoran populer di kota.

Nuansa mewarisi usaha keluarga yang kemudian dibangun kembali dari nol menghadirkan kesan yang mengingatkan pada gim Stardew Valley.

Pemain diajak memulai dari kondisi sederhana untuk menghidupkan kembali usaha keluarganya hingga ke puncak.

Di sisi lain, pengelolaan pelanggan dan pengembangan tempat usaha juga terasa seperti dengan gim Diner Dash.

Unsur simulasi kekacauan dapur dan tekanan waktu untuk pesanan pelanggan juga mirip dengan gim Overcooked.

Walau begitu, KuloNiku tetap menghadirkan identitasnya sendiri.

Melalui dari pendekatan life-sim yang terasa "hidup" dengan banyak interaksi dengan warga, hingga manajemen restoran layaknya pemilik bisnis.

Paduan Kearifan Lokal Dengan Modern

Foto
Foto "KuloNiku: Bowl Up!" di laman Steam. (Steampowered.com) (Steampowered.com)

Dalam wawancaranya dengan Microsoft, CEO Gambir Studio, Shafiq Husein, menegaskan bahwa identitas budaya Indonesia menjadi fondasi dalam setiap gim yang mereka kembangkan.

Hal tersebut berangkat dari pengalaman awal tim Gambir Studio yang mulai membuat gim kecil secara mandiri di luar jam kerja.

“Kami memulai dengan membuat gim kecil di luar jam kerja. Gim-gim awal kami mengikuti tren lokal, dan dari situ kami menyadari bahwa pemain Indonesia tertarik pada tema yang terasa familiar,” ujar Shafiq Husein.

“Karena itu, kami tetap memegang prinsip bahwa setiap gim harus memiliki identitas khas Indonesia,” lanjutnya.

Pernyataan ini menunjukkan bahwa Gambir Studios berkomitmen dalam memasukan kearifan lokal dalam gim mereka.

Pendekatan tersebut kemudian diwujudkan dalam KuloNiku, yang mengangkat elemen budaya Indonesia dalam balutan gameplay modern.

Contoh yang paling menonjol adalah pilihan makanan yang diangkat, seperti bakso, soto, dan sate bakar.

Dari proses memasaknya pun tidak dibuat generik atau sederhana, melainkan mendalam ke detail memasaknya.

Pemain akan berinteraksi dengan bahan-bahan dan teknik yang terasa familiar, mulai dari meracik kuah, memotong sayur, hingga membakar sate.

Pada sisi visual pun dibuat dengan nuansa kota kecil yang terasa hangat dengan karakter-karakter unik yang mencerminkan kehidupan sehari-hari.

Interaksi dengan warga serta cerita ringan yang muncul memperkuat kesan slice-of-life yang dekat dengan realitas sosial di Indonesia.

Sementara itu, dari segi audio, KuloNiku menghadirkan musik bernuansa santai dengan pendekatan lo-fi yang dipadukan dengan suasana yang tenang.

Pendekatan ini memang tidak sepenuhnya tradisional, tetapi tetap mendukung atmosfer lokal yang ingin dibangun melalui visual dan aktivitas dalam gim.

Baca juga: Antara MacBook Neo dan MacBook Air M2, Mana yang Lebih Layak Dipilih di 2026?

Slice-of-Life dan Life-Simulator

Foto
Foto "KuloNiku: Bowl Up!" di laman Steam. (Steampowered.com) (Steampowered.com)

KuloNiku: Bowl Up! tidak hanya menonjol lewat aktivitas memasak dan mengelola restoran.

Gim ini juga menghadirkan sistem interaksi sosial yang memungkinkan pemain berinteraksi dengan berbagai karakter melalui mekanisme “pendekatan”.

Salah satu elemen yang membuat permainan terasa hidup adalah hubungan pemain dengan warga sekitar.

Setiap pertemuan membuka percakapan baru, menghadirkan cerita kecil, serta memberi peluang untuk memperdalam koneksi dengan karakter di kota.

Melalui sistem ini, pemain dapat mengenal karakter satu per satu.

Mereka tidak hanya berperan sebagai pelanggan atau pelengkap saja, tetapi memiliki latar belakang dan kepribadian yang beragam.

Pemain bahkan bisa fokus membangun hubungan dengan karakter tertentu untuk mengungkap cerita masing-masing.

Pendekatan tersebut membuat pengalaman bermain terasa lebih dekat dan personal.

Elemen ini sekaligus memperkuat nuansa slice-of-life yang menjadi salah satu daya tarik utama KuloNiku.

Dari tampilan gim, terlihat juga adanya fitur “deepen bond” yang menandakan hubungan dengan karakter menjadi bagian dari progres permainan.

Hal ini membuat KuloNiku terasa mirip dengan gim life-sim yang memungkinkan interaksi sosial lebih dalam dari sekadar pelengkap gim.

Baik sebagai teman maupun rival, setiap karakter menghadirkan dinamika tersendiri dalam narasinya untuk pemain eksplorasi.

Tidak hanya itu, dari obrolan ini pun pemain dapat mengungkap misteri masa lalu sang pemain.

Proses ini berjalan seiring dengan pengembangan restoran nenek sang pemain.

Ini membuat cerita yang dihadirkan terasa sangat dalam dan terhubung langsung dengan perkembangan gameplay.

Baca juga: Cara Mendapatkan Ice Queen dan F Move Mastery di Sailor Piece Roblox

Informasi KuloNiku: Bowl Up!

Berikut informasi KuloNiku: Bowl Up! dari laman produk Steam:

KuloNiku: Bowl Up! - Rp104.999.

KuloNiku: Bowl Up! Deluxe Edition - Rp135.897

Yes Chef! Cooking Bundle - Rp156.598

The Chef's Shift & KuloNiku: Bowl Up! - Rp 179 098

Perlu dicatat bahwa terdapat diskon 20 persen pada KuloNiku hingga Rabu (22/4/2026).

Ada pun juga spesifikasi minimal untuk menjalankan KuloNiku: Bowl Up! sebagai berikut:

Windows 10

PROCESSOR: Intel i5-6600K / Ryzen 5 1600

MEMORY: 8 GB RAM

GRAPHICS: GTX 1050 Ti / RX 570

STORAGE: 2 GB penyimpanan tersedia

MacOS

MacOS X "Lion"

PROCESSOR: Intel

MEMORY: 8 GB RAM

GRAPHICS: GTX 1050 Ti / RX 570

STORAGE: 2 GB penyimpanan tersedia

(MG Fadhlullah Ramadhan)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.