Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo
TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Car Free Day (CFD) Boyolali bakal menampung hingga 800 pedagang di kawasan Boulevard Soekarno.
Kegiatan CFD Boyolali ini akan kembali digelar mulai Minggu, 12 April 2026, dan tetap menjadi agenda rutin dua minggu sekali di Jalan Merdeka Timur hingga depan Kantor Satpol PP Kabupaten Boyolali.
Dengan kapasitas yang besar, CFD Boyolali tidak hanya menjadi ruang rekreasi warga, tetapi juga pusat perputaran ekonomi lokal.
Sekitar 800 pedagang dapat berjualan di sepanjang kawasan Boulevard Soekarno yang dinilai lebih luas dan tertata.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali memastikan lokasi CFD tetap dipusatkan di area tersebut karena dinilai paling ideal untuk menampung aktivitas masyarakat dalam jumlah besar.
“Lokasi CFD masih sama di Boulevard Soekarno, dan untuk penanggung jawab CFD nanti dari DPMPTSP,” jelas Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Boyolali, Ahmad Gojali.
Pemkab Boyolali menyebut kawasan Boulevard Soekarno memiliki keunggulan dari sisi ruang dan pengaturan.
Area yang lebih luas dinilai memudahkan pengaturan lalu lintas, parkir, hingga aspek keamanan selama kegiatan berlangsung.
“Lokasi CFD di Boulevard Soekarno lebih luas dan longgar, sehingga memudahkan pengaturan lalu lintas dan parkir. Hal ini juga memudahkan aspek pengamanan,” tambah Ahmad Gojali.
Baca juga: Car Free Day Boyolali Kembali Digelar Akhir Pekan Ini, Lokasi Tetap di Boulevard Soekarno
Selain menjadi pusat aktivitas ekonomi, CFD Boyolali juga telah menjadi agenda favorit masyarakat untuk berolahraga, bersantai, dan berkumpul bersama keluarga setiap dua minggu sekali.
Pemerintah daerah juga terus melakukan evaluasi berkala untuk memastikan kegiatan berjalan lebih tertib dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
(*)