TRIBUNFLORES.COM, LARANTUKA- Gempa bumi magnitudo 3,8 kembali mengguncang wilayah Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat siang (10/4/2026).
Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG mencatat, gempa ini berpusat di darat 19 kilometer timur Larantuka.
Berdasarkan data terbaru dari BMKG, gempa terkini terjadi pada pukul 12:39:16 WIB dengan kedalaman 3 kilometer atau sangat dangkal.
Dirasakan pada skala II-III MMI di Kabupaten Flores Timur. Getaran ini dirasakan nyata di dalam rumah seakan-akan ada truk yang melintas.
Sebelumnya, terjadi gempa bermagnitudo 4,7 pada Kamis dini hari (9/4/2026) dan gempa susulan hingga siang hari.
Baca juga: Trauma Gempa, Lansia Siti Yang Sakit Terpaksa Tidur di Luar Rumah
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan gempabumi dangkal akibat adanya aktifitas sesar aktif.
Guncangan gempa yang terjadi pada Kamis dini hari itu mengakibatkan pemukiman beberapa desa di Kecamatan Adonara Timur, Pulau Adonara, dan Pulau Solor rusak.
Sebanyak 139 rumah dan fasilitas umum di Desa Terong, Kecamatan Adonara Timur, NTT rusak diguncang gempa pada Kamis (9/4/2026) dini hari.
Baca juga: Polwan Polres Flores Timur Bantu Pulihkan Psikologis Anak-anak Korban Gempa di Adonara
Abdurahman Amatake, Sekertaris Desa Terong mengatakan, Kerusakan ini terdiri dari 36 rumah rusak berat, 103 rumah rusak ringan dan kerusakan pada dua unit fasilitas umum antara lain mushola dan sekolah.
Sementara itu, 15 warga di desa itu mengalami luka-luka akibat tertimpa reruntuhan bangunan saat terjadi gempa.
Meski demikian, pemerintah desa akan terus melakukan pendataan terhadap rumah warga yang terdampak gempa.