Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mulai melaksanakan work from home (WFH) pada Jumat (10/4/2026).
Wali Kota Bogor Dedie Rachim mengatakan, untuk yang WFH merupakan ASN eselon 3.
“Jadi kami laporkan bahwa WFH Kota Bogor dilaksanakan untuk level eselon tiga ke bawah ya, eselon tiga ke bawah. Dan hampir mencakup 9 persen dari keseluruhan ASN di Kota Bogor. Jumlahnya 1.054 orang,” kata Dedie Rachim kepada TribunnewsBogor.com di Balai Kota.
Menurut Dedie Rachim, pelaksanaan WFH ini tidak mudah sebab harus dikaitkan dengan sistem pemerintahan berbasis elektronik.
Mulai dari koordinat atau posisi ASN yang memang harus betul-betul melaksanakan kerjanya dari rumah.
ASN diwajibkan untuk mengisi absensi sebanyak tiga kali dengan mengirimkan swafoto atau selfie.
“Dan ini harus dipastikan tadi pelaksanaan pelaporannya pun dilaksanakan sesuai dengan koordinat kediaman masing-masing,” ujarnya.
Dedie Rachim sempat melakukan percobaan dengan mengecek langsung bersama Wamendagri Bima Arya.
“Nah tadi kita uji coba juga ya secara impromptu tanpa ada persiapan, bukan di-setting ya, kami lakukan juga V-call dan ternyata memang ada yang langsung bisa diambil tersambung tapi ada juga yang tidak tersambung kemudian yang bersangkutan menelepon balik,” ujarnya.
ASN harus benar-benar disiplin meski bekera dari rumah.
Untuk yang tidak disiplin, Pemkot akan memberikan sanksi.
“Nah untuk mereka yang tidak melaksanakan atau memang tidak sesuai dengan aturan dan ketentuan tentu akan ada sanksi,” tandasnya.
Diketahui sebelumnya, Wali Kota Bogor Dedie Rachim bareng Wamendagri RI Bima Arya mengecek pelaksanaan Work From Home (WFH) di Balai Kota Bogor, Jumat (10/4/2026).
Bima Arya yang datang sejak pagi, ikut mendampingi Dedie Rachim.
Pantauan TribunnewsBogor.com, pengecekan pelaksanaan WFH dilakukan mulai pukul 09.30 WIB.
Keduanya langsung masuk ke ruangan Sekretariat Kota Bogor.
Dedie Rachim meminta untuk salah seorang ASN yang bekerja dari kantor atau WFO menelpon ASN yang WFH.
Dedie Rachim meminta langsung untuk mengakitifkan kameranya.
“Lagi apa. Kerja kan?,” tanya Dedie Rachim.