Diduga Jadi Biang Kerok Bayi Nyaris Tertukar, Perawat RSHS Bandung Diberi Sanksi
khairunnisa April 10, 2026 05:07 PM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Akhirnya pihak Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung akhirnya bereaksi soal viral cerita bayi Nina Saleha hampir tertukar.

Pihak rumah sakit menonaktifkan sementara salah satu perawat di ruang intensive care dan memindahkannya ke bagian yang tidak melayani pasien. 

Langkah tersebut diambil sebagai buntut video viral ibu muda bernama Nina Saleha (27) yang mengaku bayinya nyaris dibawa orang tak dikenal di RSHS Bandung. 

"Perawatnya dinonaktifkan, dipindahkan ke bagian yang tidak melayani pasien dan diberikan SP 1," kata Direktur Utama RSHS Bandung Rahim Finata Marsidi saat dikonfirmasi, Jumat (10/4/2026). 

Rahim menyebut, tindakan perawat tersebut tidak mengandung unsur kriminal atau kesengajaan. 

"Iya, enggak ada unsur kriminal, perawatnya lagi banyak pasien di intensive care," ujarnya. 

Baca juga: Pengakuan Perawat Hasan Sadikin Bandung Nyaris Tukar Bayi, Gunting Gelang Saat Ibu Kandung Pergi

Dalam insiden tersebut, pihak RSHS telah berkomunikasi dengan keluarga pasien dan melaporkannya kepada Kementerian Kesehatan. 

Ke depan, RSHS akan melakukan evaluasi, salah satunya terkait standar operasional prosedur (SOP) penyerahan bayi kepada orang tua. 

"RSHS akan mengevaluasi dan melakukan pembinaan lagi kepada para perawat terhadap kepatuhan melaksanakan SOP mengenai penyerahan bayi kepada orang tuanya, yang selama ini sudah berjalan dengan baik," ucapnya.

Sumber: Kompas.com https://bandung.kompas.com/read/2026/04/10/134823878/rshs-nonaktifkan-perawat-imbas-bayi-nyaris-tertukar?source=sorotan

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.