Laporan Wartawan Tribun Gayo Asnawi Luwi | Aceh Tenggara
TribunGayo.com, KUTACANE - Ruang rawat inap dan persalinan di Puskesmas Ngkeran Kecamatan Lawe Alas, Aceh Tenggara belum difungsikan hingga Jumat (10/4/2026).
Padahal bangunan itu dibangun pada tahun 2021 dan telah selesai dikerjakan. Akan tetapi, bangunan tersebut belum difungsikan.
Dan, kini bagian perkarangan Puskesmas telah ditumbuhi rumput semak belukar dengan ketinggian mencapai satu meter.
Akibat bangunan tak pernah difungsikan sejak selesai dibangun, sehingga bangunan ini terancam rusak.
Pantauan TribunGayo.com di lapangan yang didampingi Kepala Puskesmas Ngkeran, bangunan rawat inap dan persalinan di puskesmas tersebut terlantar.
Lokasi itu juga ditumbuhi rumput-rumputan sehingga menjadi semak belukar dan instalasi listrik yang dibangun mulai rusak.
Kepala Dinas Kesehatan Aceh Tenggara, Rosita Astuti, mengaku pihaknya terkejut baru mengetahui kalau ada bangunan Puskesmas Ngkeran terlantar, berdasarkan informasi dari wartawan.
Dan, pihaknya saat ini sedang menelusuri dokumen para pejabat yang saat itu terlibat dalam pembangunan, untuk mengetahui penyebabnya apa hingga bangunan itu tan berfungsi.
Terkait hal itu, Koordinator Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh, Askhalani SHI meminta Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh agar melakukan penyelidikan investigatif terkait pembangunan ruangan rawat inap dan ruang bersalin di Puskesmas Ngkeran.
Dikatakan, apalagi proyek ini dibangun tahun 2021. Namun, sampai sekarang 10 April tahun 2026 belum difungsikan.
Jadi, artinya ada indikasi persoalan yang tertutup makanya perlu Kejati Aceh turunkan tim untuk dilakukan penyelidika.
Yaitu mulai tahap pembelian tanah atau pembebasan lahan yang mengalokasikan dana rakyat hingga proyek fisik untuk pembangunan di Puskesmas Ngkeran tersebut.
"Kalau bangunan sudah selesai dibangun, tetapi tak bisa difungsikan.
Ini proyek mubazir dan pemborosan anggaran rakyat, saya minta kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh untuk mengusut kasus pembangunan di Puskesmas Ngkeran tersebut," pinta Askhalani. (*)
Baca juga: Polisi di Aceh Tenggara Tangkap Seorang Pengedar Sabu dengan Barang Bukti 11 Paket
Baca juga: Cuaca Aceh Tenggara Besok 10 April 2026, Mayoritas Alami Hujan Ringan
Baca juga: Jalan Nasional Lawe Sekerah Aceh Tenggara Terancam Putus Akibat Abrasi Sungai Alas