Sosok Intan Anggraeni, Ngaku Jadi Korban Pernikahan Sesama Jenis, Suami Ternyata Wanita Tulen
Candra Isriadhi April 10, 2026 08:44 PM

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Kasus pernikahan sesama jenis di Malang, Jawa Timur, tengah menjadi sorotan publik. 

Namun di balik ramainya perbincangan, perhatian juga tertuju pada sosok korban, Intan Anggraeni (28), yang mengalami dugaan penipuan identitas dalam pernikahan tersebut.

Intan Anggraeni diketahui menjadi pihak yang pertama kali membongkar kasus ini ke publik.

Ia mengungkap bagaimana dirinya diduga ditipu oleh sosok yang selama ini dikenalnya sebagai seorang pria.

PEMALSUAN DOKUMEN - Intan Anggraeni didampingi keluarga melaporkan pasangannya, Rey dalam kasus dugaan pemalsuan identitas pernikahan di Polresta Malang Kota pada Rabu (8/4/2026). (KOMPAS.com/PUTU AYU PRATAMA SUGIYO)

Pernikahan siri yang dijalaninya pada 3 April 2026 awalnya berjalan seperti biasa.

Intan mengaku tidak memiliki kecurigaan sedikit pun terhadap pasangannya.

Selama masa perkenalan, ia melihat sosok suaminya yang dikenal sebagai Erfastino Reynaldi Malawat atau Rey memiliki penampilan dan perilaku layaknya laki-laki pada umumnya.

Selama masa perkenalan, korban mengaku tidak menaruh curiga karena penampilan fisik dan perilaku Rey menyerupai laki-laki.

Namun, kenyataan mengejutkan baru terungkap setelah pernikahan berlangsung.

Intan baru mengetahui identitas asli pasangannya saat malam pertama.

Sosok yang selama ini ia yakini sebagai suami ternyata merupakan seorang perempuan.

KASUS VIRAL - Korban pernikahan sesama jenis di Malang.
KASUS VIRAL - Korban pernikahan sesama jenis di Malang. (Dok./SURYAMALANG.COM/Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah)

Fakta tersebut tentu menjadi pukulan berat bagi Intan, yang merasa telah ditipu dalam hubungan yang dijalaninya.

Tak tinggal diam, Intan kemudian mengambil langkah hukum.

Ia resmi melaporkan kasus dugaan penipuan identitas dan pemalsuan dokumen tersebut ke Polresta Malang Kota pada Rabu (8/4/2026).

Baca juga: Iran Gempur Habis-habisan Fasilitas Energi Arab Saudi, Perusahaan AS Jadi Sasaran Utama

Langkah ini menunjukkan upaya Intan untuk mencari keadilan atas apa yang dialaminya.

Kisahnya pun kini menjadi perhatian luas masyarakat, sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya kehati-hatian dalam menjalin hubungan.

"Gak ada yang mencurigakan sama sekali. Postur tubuhnya dan suaranya juga laki-laki. Dia ngakunya cowok, dan selama ini kelakuannya juga seperti cowok asli," ujar Intan Anggraeni.

Kepada awak media, Intan pun mengurai cerita tentang modus Rey mengajaknya menikah meski baru tiga bulan berkenalan. Intan mengaku sempat diberikan banyak janji manis oleh sang kekasih jika dirinya mau menikah.

KLARIFIKASI - Rey, suami siri dari Intan Anggraeni, pengantin nikah siri yang viral di Malang saat memberikan klarifikasi soal dirinya kepada awak media pada Kamis (9/4/2026).
KLARIFIKASI - Rey, suami siri dari Intan Anggraeni, pengantin nikah siri yang viral di Malang saat memberikan klarifikasi soal dirinya kepada awak media pada Kamis (9/4/2026). (Surya.co.id)

Dirinya sempat dijanjikan untuk hidup di rumah mewah dengan mobil Lamborghini yang katanya telah dipesan oleh pelaku. Janji tersebut menjadi modus yang dilakukan oleh pelaku untuk memperdayai korban.

Pelaku juga mengajak korban untuk bepergian ke Thailand dan memaksa korban untuk segera membuat paspor sebelum pernikahan siri berlangsung.

"Katanya saya mau diajak ke Thailand. Di sana saya ngapain juga gak tahu, mau liburan atau apa. Pokoknya saat itu disuruh buru-buru mengurus paspor," kata Intan dikutip dari Surya malang, Jumat (10/4/2026).

Bukan cuma itu, korban juga diming-imingi akan diajak menikah di hotel bintang lima di Kota Malang pada 8 April 2026. Bahkan, pelaku sempat mengatakan akan mendatangkan Ivan Gunawan sebagai MUA atau make up artist.

"Saya dijanjikan rumah, mobil mewah, terus nanti kalau menikah di hotel, terus MUA-nya Ivan Gunawan dan bajunya juga dari Ivan Gunawan," tutur Intan Anggraeni.

Pelaku juga sesumbar bakal mengundang beberapa artis papan atas sebagai bintang tamu seperti Judika, Adela, hingga NDX AKA. Saat itu, Intan merasa percaya saja karena pelaku bicara dengan cukup percaya diri.

"Tidak ada perasaan mencurigakan saat itu. Saya seperti luluh dan percaya dengan yang dia sampaikan. Apalagi saat menunjukkan lewat video di HP kalau dia membeli mobil Lamborghini," ungkapnya.

Hal lain yang membuat pihak keluarga korban tidak menaruh curiga ialah ketika pelaku hendak membeli sebuah rumah yang lokasinya tak jauh dari rumah korban. Rumah tersebut rencananya akan digunakan oleh korban bersama pelaku untuk hidup bersama setelah menikah.

"Katanya itu mau beli rumah besar di dekat sini (sambil menunjuk arah). Rumah itu katanya untuk tempat tinggal setelah menikah," kata Sodiq, ayah korban.

Modusnya Terbongkar Saat Malam Pertama

Modus pelaku pernikahan sesama jenis di Malang itu terbonbgkar setelah keduanya melakukan ritual malam pertama.

Intan Anggraeni mendapati kejanggalan pada tubuh 'suaminya' itu.

"Tahunya pas malam pertama. Waktu itu terlapor pakai alat seperti alat kelamin buatan. Di situ langsung ketahuan kalau dia ternyata wanita, saya langsung nangis dan lapor ke orang tua," tuturnya.

Mengetahui identitasnya terbongkar, pelaku berdalih akan melakukan operasi kelamin sebelum akhirnya kabur.

Pihak keluarga korban menambahkan laporan tidak hanya terkait penipuan identitas, tetapi juga dugaan pemalsuan dokumen dan indikasi tindak pidana perdagangan orang. Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, AKP Rahmad Aji Prabowo, membenarkan laporan tersebut.

"Benar laporan sudah kami terima. Saat ini kasus sedang kita dalami lebih lanjut," ujarnya singkat. Korban kini mengalami trauma mendalam dan memilih menempuh jalur hukum setelah adanya ancaman dari pihak terlapor.

(Tribunnewsmaker.com/Grid.id)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.