Musim Penghujan di Seluruh Priangan, Ini Tips Sehat Selama Musim Hujan dari Kementerian Kesehatan
Machmud Mubarok April 10, 2026 10:35 PM

TRIBUNPRIANGAN.COM - Memasuki pekan kedua bulan April 2026, perubahan cuaca normal menuju musim penghujan makin mengalami peningkatan.

Seperti yang diketahui, Indonesia sendiri memiliki sistem rotasi iklim yang konsisten dengan perhitungan bulan setiap tahunnya.

Namun, pada awal tahun 2026 Indonesia menunjukan pergeseran pola musim yang ditandai dengan musim hujan yang lebih panjang serta kemarau yang lebih kering dan panas.

Hal ini berdasarkan anlisis Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang menunjukan tren pemanasan global yang meningkat serta memicu fenomena cuaca tidak biasa diluar bulan musim normalnya.

Dimana berdasarkan data terakhir dari DMKG rata-rata sekitar 70-80 persen wilayah Jawa Barat mengalami intensitas hujan yang konsisten seminggu belakang ini.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Kota Tasikmalaya Jumat 10 April 2026: Waspada 2 Kecamatan Hujan Petir

Ya, cuaca ekstrem yang kontinu dengan intensitas hujan sedang hingga lebat ini, banyak mengakibatkan pohon tumbang, badai, hingga banjir sedang, dibeberapa titik.

Tak terkecuali seluruh wilayah Priangan Timur, dimana berdasarkan laporan wartawan lapangan, sejumlah daerah seperti Ciamis, Tasikmalaya, dan Sumedang, menjadi 3 darah penyumbang curah hujan yang tinggi selama sepekan.

Untuk itu, masyarakat di Jawa Barat khususnya di Priangan Timur, harus siap dan selalu mewaspadai beberapa penyakit yang muncul akibat musim hujan tiba.

Pasalnya, rajin menerapkan beberapa tips sehat selama musim hujan di atas, masyarakat lebih sehat dan siap dalam menjalani aktivitas di tengah musim hujan seperti saat ini.

Baca juga: Cuaca Kota Tasikmalaya Rabu Ini Bakal Hujan Sedang di 4 Kecamatan, Berikut Info BMKG Selengkapnya

Adapun, penyakit yang biasa datang saat musim hujan tiba, antara lain:

1. Diare

2. Demam Berdarah Dengue

3. Leptospirosis

4. Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA)

5. Penyakit Kulit

6. Penyakit Pencernaan

Untuk itu, wajib untuk seluruh masyarakat yang tinggal di Priangan Timur untuk selalu jaga kebersihan apalagi di musim hujan ini.

Ada beberapa tips sehat yang bisa dilakukan untuk mencegah penyakit saat musim hujan datang sekaligus membuat tubuh selalu sehat saat di musim hujan.

Berikut beberapa tips sehat selama musim hujan resmi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Baca juga: Peringatan Cuaca Ciamis: 9 Kecamatan Berpotensi Hujan Petir, 2 Hujan Sedang

Tips Sehat Selama Musim Hujan

Selain mengetahui berbagai penyakit penyerta musim hujan yang berpotensi menjangkit masyarakat, tindakan pencegahan perlu dilakukan dengan melakukan beberapa hal seperti berikut:

1. Menggunakan pakaian hangat

Menggunakan pakaian hangat secara efektif mengandalkan sistem lapisan (layering) yang terdiri dari tiga bagian utama untuk menjaga suhu tubuh tetap optimal di cuaca dingin.

Hal ini bermanfaatnya meliputi pencegahan hipotermia, peningkatan mood, dan produktivitas, sehingga pakaian hangat bukan hanya pelindung, tapi investasi kesehatan di musim dingin.

2. Sedia payung atau jas hujan ketika hendak beraktivitas di luar ruangan

Langkah ini bijak untuk melindungi diri dari guyuran hujan mendadak, baik saat beraktivitas sehari-hari maupun bepergian jauh.

Sebab keduanya menawarkan perlindungan efektif meski dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing. 

3. Menjaga kebersihan rumah dan berbagai tempat lainnya yang dimungkinkan menjadi sarang perkembangan nyamuk

Langkah ini penting sebagai strategi pencegahan utama untuk mengurangi penyebaran penyakit seperti demam berdarah, Zika, atau malaria, karena nyamuk Aedes aegypti berkembang biak di genangan air stagnan yang kaya nutrisi organik.

Mulailah dengan membersihkan rumah secara rutin seperti:

  • Membuang sampah rumah tangga ke tempat tertutup
  • Mutup wadah air minum seperti galon atau ember
  • Menyiram tanah gembur di pot tanaman setiap 2-3 hari agar tidak menampung air hujan
  • MeMbersihkan talang atap serta selokan dari daun kering atau lumpur yang menghambat aliran air. 

Kebiasaan ini tidak hanya memutus siklus hidup nyamuk, tapi juga menciptakan lingkungan sehat, hemat biaya, dan ramah keluarga.

4. Mengkonsumsi makanan yang bergizi dan rutin mengkonsumsi vitamin

Langkah penting ini berguna sebagai fondasi utama untuk memperkuat daya tahan tubuh terhadap penyakit musiman seperti flu, demam berdarah, atau infeksi virus, karena nutrisi lengkap mendukung sistem imun, energi, dan pemulihan sel. 

Hindari makanan olahan tinggi gula/gorengan yang melemahkan imun, minum air 2hingga 3 liter per hari, dan makan teratur 3 kali utama plus 2 camilan sehat untuk menjaga gula darah stabil.

5. Mandi setelah kehujanan

Kebiasaan sederhana ini krusial untuk mencegah masuk angin, pilek, atau infeksi kulit akibat perubahan suhu drastis dan bakteri dari air hujan yang tercemar.

Pasalnya pakaian basah menurunkan suhu tubuh hingga 2-3°C dan memicu pori-pori terbuka rentan penyerapan kuman. 

Segera ganti pakaian basah dengan yang kering dan hangat, lalu mandi air hangat, selama 5-10 menit.

Keringkan tubuh sepenuhnya dengan handuk bersih, fokus pada lipatan seperti selangkangan dan sela jari untuk cegah jamur. 
Lalu oleskan lotion pelembap berbasis shea butter atau aloe vera agar kulit tidak pecah-pecah.

Selain itu, bersegera untuk melakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala penyakit dari penyakit penyerta musim hujan yang telah disebutkan diatas, agar bisa segera mendapatkan penanganan secara cepat dan tepat dari petugas kesehatan. Semoga membantu.  (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.