SRIPOKU.COM, MURATARA - Dua truk batu bara terlibat Kecalakaan maut di Jalan Hauling Batu Bara, Km 108,5, Desa Ketapat Bening, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) pada Kamis (9/4/2026) sekira pukul 17.30 Wib.
Akibat kecalakaan tersebut, satu orang tewas hangus terbakar dan tiga orang alami luka-luka.
Adapun identitas korban tewas adalah Teddi Haryanto (40), warga Kabupaten Ogan Ilir.
Sedangkan tiga korban selamat adalah Muhammad Rendi dengan penumpang atas nama Muhammad Ravizal Sagala dan Hermanto.
Baca juga: Kronologi Adu Kambing 2 Truk Batu Bara di Muratara, 1 Sopir Terjepit di Kabin Tewas Terbakar
Kapolsek Rawas Ilir, Iptu Andri Firmansyah, melalui Kanit Reskrim, Ipda Henry Martadinata, saat dikonfirmasi membenarkan kecalakaan tersebut.
Kecelakaan tersebut melibatkan dua kendaraan, yakni mobil dump truck batu bara milik PT DSB dan dump truck batu bara PT IPLS.
Saat kejadian, dump truck PT DSB yang dikendarai oleh Teddi Haryanto seorang diri, sedangkan dump truck batu bara PT IPLS dikendarai oleh Muhammad Rendi dengan membawa penumpang atas nama Muhammad Ravizal Sagala dan Hermanto.
Kecelakaan bermula saat dump truck milik PT IPLS dengan muatan batu bara melaju dari arah Desa Ketapat Bening menuju arah Desa Macan Sakti.
Kemudian, dari arah yang berlawanan, ada dump truck milik PT DSB dengan muatan kosong dari arah Desa Macan Sakti menuju Desa Ketapat Bening sedang memotong atau menyalip mobil dump truck lainnya.
Melihat itu, mobil dump truck milik PT IPLS yang dikendarai Muhammad Rendi langsung membanting stir ke arah kanan dan dump trucj PT. DSB yang dikendarai Teddi Haryanto juga banting stir ke arah yang sama, sehingga terjadi tabrakan antara mobil dump truck tersebut.
Baca juga: Wabup PALI Sidak Perusahaan Batu Bara, Temukan Dugaan Pencemaran Sungai
Setelah tabrakan tersebut terjadi, kedua mobil tersebut mengeluarkan api pada bagian depan mobil, hingga akhirnya bagian depan kedua mobil terbakar.
Melihat adanya api, sopir mobil atas nama Muhammad Rendi dan penumpang yakni Muhammad Ravizal Sagala dan Hermanto berhasil menyelamatkan diri.
"Saat terjadi kecelakaan Muhammad Rendi dan Muhammad Ravizal Sagala itu dalam kondisi pingsan, yang sadar hanya saudara Hermanto," ucap Kanit.
Kemudian, saat itu Hermanto melihat api, sehingga langsung membuka paksa pintu mobil dengan cara ditendang.
Kemudian menyeret dan menggendong temannya yang bernama Muhammad Rendi dan Muhammad Ravizal Sagala secara bergantian keluar dari mobil.
Hanya saja, untuk sopir dump truck PT. DSB atas nama Teddi Haryanto, tidak bisa diselamatkan karena kondisinya terjepit didalam mobil.
Sehingga, korban Teddi Haryanto pun meninggal dunia di lokasi kejadian dalam kondisi hangus terbakar oleh kobaran api.