TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menggelar asesmen bagi calon kepala sekolah.
Kegiatan ini merupakan upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Bumi Lalla' Tassisara'.
Asesmen ini menjadi momen penting dalam menilai berbagai aspek dimiliki para kandidat
Mulai dari kapabilitas, gaya kepemimpinan, kemampuan manajerial, hingga visi dan misi mereka.
Baca juga: Bupati Mamuju Tengah Minta Pemberlakuan UU HKPD Ditunda, Ini Alasannya
Baca juga: Kunci Jawaban Bahasa Inggris Kelas 11 Halaman 109–116,Listening, Speaking, Reading, dan Writing
Tujuannya adalah menghasilkan kepala sekolah yang lebih baik dan unggul dibandingkan periode sebelumnya.
Sehingga mampu membawa perubahan positif di lingkungan pendidikan masing-masing.
Kadisdikbud Mamuju Tengah, Marhuding,menyampaikan harapannya agar proses seleksi ini dapat melahirkan pemimpin sekolah berkualitas.
"Melalui seleksi ini, kami berharap dapat menghadirkan kepala sekolah yang mampu membawa angin segar bagi kemajuan pendidikan di Mamuju Tengah," ujarnya ditemui di SMPN 6 Topoyo, Desa Topoyo , Kecamatan Topoyo, lokasi pelaksanaan assessment, Jumat (10/4/2026).
Ia juga menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan merupakan bagian dari visi besar pemerintah daerah.
Hal ini sejalan dengan harapan Bupati dan Wakil Bupati dalam menciptakan generasi yang cerdas dan berdaya saing menuju lahirnya generasi emas 2045.
Menurut Marhuding, dengan sistem pendidikan yang baik, diharapkan akan lahir generasi unggul mampu melanjutkan pembangunan daerah dan bangsa di masa depan.
Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah di bawah kepemimpinan Bupati Arsal Aras dan Wakil Bupati Askary, kata Marhuding, menempatkan sektor pendidikan sebagai diantara prioritas utama dalam pembangunan daerah. (*)
Laporan wartawan Tribun Sulbar, Sandi Anugrah