TRIBUNPRIANGAN.COM - Tahapan penerimaan peserta didik baru pada tingkat Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tahun 2026 masih terbuka di beberapa jalur.
Satu di antaranya adalah Jalur Mandiri.
Jalur Mandiri merupakan salah satu jalur masuk PTN yang bisa kamu pilih ketika gagal dalam SNBP ataupun SNBT.
Sesuai dengan namanya, jalur ini diselenggarakan oleh masing-masing PTN secara mandiri tanpa bantuan pemerintah.
Itu artinya, persyaratan dan mekanisme seleksi mandiri ini akan disesuaikan dengan ketentuan masing-masing perguruan tinggi.
Dalam jalur yang diselenggarakan oleh masing-masing PTN ketika SNBT selesai ini, beberapa PTN juga diperbolehkan untuk menggunakan tes khusus yang diadakan PTN, menggunakan nilai rapor, menggunakan nilai UTBK, atau prestasi baik akademik atau non-akademik sebagai poin tambahan.
Adapun nantinya calon mahasiswa yang lulus dalam jalur Mandiri akan dikenakan biaya kuliah berupa uang kuliah tunggal (UKT) yang besarannya sama dengan calon mahasiswa yang mendaftar di jalur SNBP maupun SNBT.
Baca juga: Jangan Lengah! Ini 4 Jalur Pendaftaran Ke PTN Favorit, Jika Tak Lulus SNBT dan SNBP 2026
Bercermin dari seleksi-seleksi sebelumnya, umumnya pelaksanaan jalur Mandiri akan dilakukan setelah SNBT selesai, selain itu pengumuman hasil seleksi tersebut paling lambat diselenggarakan di akhir bulan Juli.
Hal ini menyesuaikan dengan Permendikbudristek No. 48 tahun 2022, di mana disebutkan bahwa jadwal seleksi mandiri PTN, dilaksanakan paling lambat pada akhir Juli tahun berjalan.
Pada skema baru jalur Mandiri ini, PTN diperbolehkan untuk memperpanjang gelombang jalur Mandiri hingga sekitar pertengahan bulan Agustus apabila kuota belum terpenuhi.
Diketahui, seleksi jalur mandiri dilakukan berdasarkan seleksi akademis dan tidak boleh mengaitkan dengan tujuan komersial.
Oleh karena itu, hingga kini belum ada informasi lebih lanjut terkait alur pendaftaran jalur Mandiri.
Baca juga: SNBT dan SNBP 2026 Bukan Segalanya! Catat Ini Daftar Jalur Menuju PTN Favorit Jika Tak Lolos
Disamping itu, selain SNBP dan SNBT, Kemendikbud juga sudah mengeluarkan aturan terbaru tentang pelaksanaan Seleksi atau Ujian Mandiri di PTN.
Aturan ini dibuat supaya sistem penyelenggaraan seleksi mandiri dapat lebih adil dan transparan.
1. Sebelum Pelaksanaan Ujian Mandiri
Setiap PTN wajib mengumumkan pada khalayak luas minimal terkait 4 hal berikut ini:
Kuota mahasiswa yang disediakan di fakultas atau program studi.
Metode penilaian yang digunakan, apakah menggunakan tes secara mandiri, kerjasama tes melalui melalui konsorsium perguruan tinggi, nilai SNBT, atau metode lain jika diperlukan.
Metode penentuan dan besaran biaya kuliah yang wajib dibayar oleh mahasiswa yang lulus di jalur mandiri.
Jika terdapat pelanggaran terhadap peraturan seleksi, baik calon mahasiswa maupun masyarakat dapat melaporkannya melalui kanal whistleblowing system Inspektorat Jenderal Kementerian dengan disertai bukti.
2. Sesudah Pelaksanaan Jalur Mandiri
Setelah masa Ujian Mandiri berakhir, seluruh PTN wajib mengumumkan setidaknya 4 hal berikut ini:
Jika terdapat pelanggaran terhadap peraturan seleksi, baik calon mahasiswa maupun masyarakat dapat melaporkannya melalui kanal whistleblowing system Inspektorat Jenderal Kementerian dengan disertai bukti.
Baca juga: Daftar Jumlah Kuota PTN yang Dibuka untuk Seleksi SNBP dan SNBT 2026
Adapun selain jalur Mandiri, terdapat jalur alternatif lainnya yang bisa dijangkau para calon maba untuk masuk ke PTN favoritnya.
1.Jalur Mandiri Tes dan Rapor/Skor UTBK
Jalur ini merupakan yang paling sering dan banyak dibuka PTN setelah SNBT dan SNBP.
Sebab jalur ini menjadi opsi paling akhir yang kerap banyak ditempuh calon maba setiap tahunnya.
Tahap ini mengandalkan ujian mandiri yang diselenggarakan berdasarkan kelutusan pihak kampus, serta kombinasi nilai UTBK dan tes tambahan.
Jalur ini tersebar diberbagai Universitas Negeri diseluruh tanah air, berikut daftar lengkap link yang bisa diakses:
Tes
-Universitas Indonesia: https://simak.ui.ac.id
- Universitas Gadjah Mada: https://admissions.ugm.ac.id
- Institut Teknologi Sepuluh Nopember: https://www.its.ac.id/admission
- Universitas Airlangga: https://ppmb.unair.ac.id
- Universitas Diponegoro: https://pmb.undip.ac.id
- Universitas Padjadjaran: https://smup.unpad.ac.id
- Universitas Negeri Yogyakarta: https://pmb.uny.ac.id
Rapor/Skor UTBK
- Institut Teknologi Bandung (Seleksi Siswa Unggul ITB): https://admission.itb.ac.id/id/program/sarjana/seleksi-siswa-unggul-itb
- Universitas Indonesia (PPKB UI): https://simak.ui.ac.id/ppkb/
- Universitas Brawijaya (Jalur Nilai Rapor): https://selma.ub.ac.id/smub-nilai-rapor/
- Universitas Sebelas Maret (Jalur Skor UTBK): https://spmb.uns.ac.id/jalur-masuk/jenjang?jenjang=s1&jalur=sm
- Universitas Negeri Jakarta: https://penmaba.unj.ac.id/rapor/
2. Jalur Prestasi Akademik/ Nonakademik
Jalur ini biasanya mempertimbangkan sertifikat lomba tingkat nasional maupun internasional.
Seperti diantaranya, Juara Olimpiade Akademik Juara Lomba Akademik, Lomba Seni, Olimpiade Olahraga, hingga Prestasi keagamaan
Universitas yang membuka jalur prestasi diantaranya:
- Universitas Indonesia: https://simak.ui.ac.id/sjp-ta-2026-2027/
- Universitas Gadjah Mada (PBUB): https://admissions.ugm.ac.id/v26/pendaftaran-mahasiswa-baru-wni/sarjana-sarjana-terapan/ragam-seleksi-sarjana-sarjana-terapan-2025/penelusuran-bibit-unggul-berprestasi-pbub-2026/
- IPB University: https://admisi.ipb.ac.id/talenta-ipb/
- Universitas Padjadjaran: https://smup.unpad.ac.id/sarjana-s1-jalur-minat-dan-bakat-prestasi-non-akademik/
- Universitas Negeri Semarang: https://unnes.ac.id/admission/sm-prestasi-2025/
3. Jalur Osis
Selain prestasi, jalur yang satu ini juga kerap dijadikan opsi dari PTN tanah air untuk menerima calon mahasiswa baru.
Dimana jalur ini khusus tersedia untuk mereka yang pernah menjabat sebagai Ketua OSIS, dengan mengandalkan kemampuan kepemimpinan semasa sekolah.
Universitas yang membuka jalur Ketua OSIS:
- IPB University: https://admisi.ipb.ac.id/ketua-osis/
- Universitas Negeri Jakarta: https://penmaba.unj.ac.id/prestasi-nonlomba/
4. Jalur PTKIN
Selain PTN Negeri atau umum, peserta calon maba pun bisa mencoba peruntungan pada seleksi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang tersebar diseluruh daerah.
Biasanya akan melibatkan studi di UIN, IAIN, atau STAIN.
Beberapa kampus PTKIN yang buka tahun 2026 ini diantaranya:
- UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
- UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
- UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
- UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Link pendaftaran: https://ptkin.ac.id
Itu tadi deretan jalur yang bisa dicoba untuk masuk ke PTN favorit jika memang tidak berkesempatan di SNBP dan SNBT tahun 2026.
Tak perlu berkecil hati, masih ada jalan lain untuk berkembang, tetap semangat untuk kejar mimpi! dengan jalan lain yang bisa dijangkau.
(*)