Comeback Dramatis PSM Makassar 2-1 dari PSIM Jogja, Ahmad Amiruddin Bongkar Kuncinya
Saldy Irawan April 10, 2026 08:07 PM

TRIBUN-TIMUR,COM, MAKASSAR – Asisten Pelatih PSM Makassar Ahmad Amiruddin mengungkapkan kunci keberhasilan timnya mengalahkan tuan rumah PSM Yogyakarta pada pekan 27 Super League 2025/2026.

PSM Makassar comeback 2-1 dari PSIM Jogja di Stadion Sultan Agung, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jumat (10/4/2026).

PSM Makassar tertinggal lebih dulu di menit 54 melalui tembakan kaki kiri Deri Corfe.

Tim Juku Eja baru menyamakan skor 24 menit kemudian melalui sontekan Luka Cumic di menit 78.

Gol pembalik keadaan tercipta di menit 98 atau jelang dua menit pertandingan berakhir.

Dusan Lagator menjadi bintang kemenangan PSM Makassar berkat sundulannya.

Bagi PSM Makassar tiga poin dari markas PSIM Jogja sangat penting.

Hasil tersebut mengangkat moral Yuran Fernandes cs setelah memutus tren enam laga tanpa kemenangan.

Tambahan tiga poin sekaligus membuat PSM Makassar perlebar jarak poin dengan tim zona merah.

Klub kebanggan masyarakat Sulawesi Selatan (Sulsel) kini mengoleksi 28 poin dan berada di peringkat 13, unggul delapan poin dari Madura United sebagai tim teratas zona degradasi.

Ahmad Amiruddin mengatakan, kemenangan diperoleh ini tak lepas dari atmosfer luar biasa ditunjukkan anak asuhnya.

Mereka bekerja keras sampai peluit akhir pertandingan dibunyikan.

“Pemain menunjukkan atmosfer luar biasa. Mereka bekerja keras, karena mereka tahu dengan kerja keras bisa membawa hasil (kemenangan) bagi tim ini,” katanya saat konferensi pers usai pertandingan di Ruang Media Stadion Sultan Agung, Jumat petang.

Di pertandingan ini, PSM Makassar gaya bermain berbeda.

Pada babak pertama, tim dinakhodai Ahmar Amiruddin ini lebih bertahan.  Mereka menunggu di area 16.

Hal ini pun menyulitkan PSIM Jogja masuk ke area kotak penalti.

Akibatnya, Laskar Mataram hanya melepas crossing dari sayap. Itu pun bisa diantisipasi oleh pemain PSM Makassar.

Sementara PSM Makassar mengandalkan serangan balik cepat dari sayap. Namun, serangan dibangun gagal lahirkan peluang berbahaya.

Makanya, skor imbang 0-0 menutup babak.

Babak kedua PSM Makassar keluar menyerang usai kebobolan lebih dulu di menit 54.

Sejumlah pergantian pemain pun dilakukan untuk menambah daya serang.

Savio Roberto, Ananda Raehan, Rasyid Bakri dan Luka Cumic dimasukkan.

Hasilnya pun signifikan dengan dua gol bisa dijebloskan Luka Cumic dan Dusan Lagator.

Ahmad Amiruddin mengaku, perubahan strategi dilakukan telah disiapkan sejak masa persiapan di Kota Makassar, Sulsel.

Sebab, ia tahu PSIM Jogja tim bagus. Laskar Mataram sangat agresif menyerang.

“Jadi kami rencanakan plan A dan plan  B, plan A bagaimana kalau kita bermain normal (imbang), plan B bagaimana kalau kita ketinggalan. Situasi apa bisa kita cari solusinya supaya bisa memperbaiki keadaan,” akunya.

“Alhamdulillah kemenangan ini atas Allah yang memudahkan,” ucap juru taktik berusia 43 tahun ini.

Tak lupa, ia menyampaikan terima kasih atas dukungan diberikan Manajemen PSM Makassar selama ini..

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada manajemen yang tidak pernah menyerah mendukung kami, baik itu dengan kegiatan halal bihalal, datang langsung di latihan maupun support di pertandingan,” katanya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.