Opsi Baru Ambil Alih PNM: Tukar dengan Geo Dipa Energi untuk Penyaluran KUR
Ryan Nong April 10, 2026 09:39 PM

POS-KUPANG.COM, JAKARTA -- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjajaki opsi menukar PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dengan PT Geo Dipa Energi. Opsi itu merupakan salah satu skema rencana pemerintah mengambil alih PNM.

Adapun PNM merupakan anak usaha dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) yang kini menjadi anggota Danantara Indonesia. Sementara Geo Dipa merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berperan sebagai Special Mission Vehicle (SMV) di bawah naungan Kementerian Keuangan.

"Tadi sudah sempat diskusi gimana kalau tukar dengan Geo Dipa. Tapi itu masih kami bicarakan lagi," kata Purbaya kepada wartawan di Kejaksaan Agung, Jakarta, dilansir Antara, Jumat (1/4/2026).

Baca juga: Perbanas Tanggapi Rencana Kemenkeu Ambil Alih PNM untuk Fokus Salurkan KUR 

Menkeu menjelaskan fokus utama penjajakan tersebut adalah mencari skema terbaik penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), terutama bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Purbaya meyakini penyaluran KUR akan lebih terintegrasi bila PNM bergerak di bawah Kemenkeu.

"Yang jelas fokusnya masih gimana departemen keuangan bisa mengambil alih PNM untuk supaya bisa kami menyalurkan KUR lewat situ, dan ke depannya dalam beberapa tahun kami bentuk suatu bank yang disebut bank UMKM betulan," tambah dia.

Menurut Purbaya, cara kerja PNM di bawah Kemenkeu nantinya bakal berbeda dengan bank konvensional termasuk BRI, dengan fokus utama bukan keuntungan melainkan menjadi ekosistem penyaluran pembiayaan bagi UMKM yang komprehensif.

"BRI kan profit-oriented, ini (PNM) bukan profit-oriented. Iya nggak rugi, tapi nggak gila-gilaan bunganya. Yang penting adalah pembiayaannya bisa dilakukan berkesinambungan dan betul-betul membantu UMKM. Nanti didesain ekosistem yang menyeluruh," tutur dia.

Dalam kesempatan sebelumnya, Purbaya menyampaikan bila KUR disalurkan melalui PNM sebagai anak usaha dari salah satu SMV Kementerian Keuangan, dana senilai Rp40 triliun tersebut dapat dijadikan modal untuk mentransformasikan BUMN tersebut menjadi bank UMKM. Purbaya berharap dapat menjadikan PNM sebagai bank besar bermodalkan Rp200 triliun dalam kurun waktu lima tahun.

Ia menuturkan, usulan tersebut juga sudah disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto dan mendapatkan sinyal dukungan. Meskipun demikian, pihaknya tetap akan mematangkan rencana tersebut dan berdiskusi dengan Danantara untuk mencari jalan terbaik. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.