Cerita Korban Gempa Adonara : Mau Cari Cucu Reruntuhan Batu Kena Kepala Saya
Hilarius Ninu April 10, 2026 10:47 PM

 

 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Arnold Welianto

TRIBUNFLORES.COM,LARANTUKA-Seorang warga Desa Terong, Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur yang menjadi korban gempa bumi berkekuatan 4,7magnitudo, Pada Rabu 8 April 2026 malam mencerita kejadian saat gempa melanda Adonara.

Adalah Rugaya Ahmad (68),  korban tertimpa material bangunan yang mengenai kepalanya saat detik-detik terjadinya peristiwa bencana alam itu.

Saat terjadi gempa, Rugaya mengakku sedang tertidur di rumahnya. Tiba-tiba guncangan gempa membuat bangunan rumahnya mulai runtuh. Beberapa barang yang ada di rumahnya pun berjatuhan.

Ia terbangun dari tidur lalu sempat mencari cucunya namun reruntuhan bangunan berjatuhan hingga mengenai kepalanya. Ia baru merasakan luka di kepalanya begitu berlari keluar rumah. 

 

Baca juga: Dampak Gempa Bumi, Nelayan di Adonara Flores Timur Tak Melaut, Sekolah Libur

 

 

"Waktu gempa saya ada di dalam rumah, pas saya bangun, tembok runtuh dan batu jatuh kena saya punya kepala, saya bangun dari tempat tidur kan, saya cari cucu, tembok runtuh dan kena saya punya kepala itu, tidak rasa itu, saat itu juga saya rasa darah mengalir, " ujarnya Jumat 10 April 2026 malam kepada wartawan di Adonara Flores Timur.

Di tengah kepanikan itu, Ia lalu mendapatkan perawatan oleh petugas kesehatan puskesmas setempat bersama sejumlah warga lainnya yang mengalami luka-luka akibat terdampak gempa bumi. 

Kini, ia dan warga Desa Terong memilih tidur di tenda-tenda darurat dan tenda bantuan BNPB karena masih takut dan trauma dengan gempa bumi susulan.

Selain itu, warga takut tidur di dalam rumah karena kondisi rumah rusak dan retak-retak pada dinding dan lantai. (awk) 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.