Jalan Desa Mangkauk Banjar Rusak dan Berlumpur, Warga Tanam Pohon Pisang di Kubangan 
Budi Arif Rahman Hakim April 10, 2026 10:52 PM

 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Rasa frustrasi warga Dusun Baliangin Bawah, Desa Mangkauk, Kecamatan Pengaron, Kabupaten Banjar terhadap kondisi infrastruktur di wilayah mereka akhirnya memuncak. 

Sebagai bentuk protes atas kerusakan jalan kabupaten yang tak kunjung diperbaiki, warga melakukan aksi simbolis dengan menanam pohon pisang di tengah jalan yang berlumpur.

Jalur sepanjang 7 kilometer yang menjadi urat nadi aktivitas masyarakat tersebut kini kondisinya lebih menyerupai kubangan daripada akses transportasi. 

Kondisi di lokasi menunjukkan badan jalan hampir tidak menyisakan aspal. Sejauh mata memandang, hanya terlihat permukaan tanah merah yang berubah menjadi lumpur pekat saat terkena air. Terlebih ketika hujan turun.

Lubang-lubang besar dengan kedalaman bervariasi tersebar di sepanjang jalur, memaksa pengendara untuk ekstra waspada agar tidak terperosok.

Pambakal Desa Mangkauk, M Subli, membenarkan, kondisi jalan yang telah lama rusak dan belum pernah diaspal.

Baca juga: Tiket Pesawat ke Banjarmasin Baru Tersedia Pertengahan April, Rata-Rata di Harga Paling Tinggi

“Sejak dulu, bahkan sudah tiga kali pergantian pambakal, jalan dari Padang Luas RT 06 sampai Baliangin Bawah RT 07 ini belum pernah diaspal,” katanya.

M Subli menyebut, perbaikan jalan tersebut telah menjadi prioritas desa dan juga telah diusulkan di tingkat kecamatan.

“Untuk desa, ini prioritas. Di kecamatan masuk peringkat dua,” katanya.

Menurut Subli, perbaikan sementara selama ini dilakukan secara swadaya oleh masyarakat, bahkan tidak jarang dibantu dengan dana pribadi.

“Kadang desa membantu, kadang juga pakai dana pribadi karena kasihan melihat kondisi masyarakat,” ujarnya.

Pihaknya berharap adanya percepatan penanganan dari pemerintah daerah agar jalan tersebut dapat segera diperbaiki secara permanen.

“Kami bersama masyarakat mengharapkan agar ini dapat segera ditindaklanjuti,” katanya.

Menanggapi hal ini, Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas PUPRP menyatakan akan segera melakukan survei terhadap kondisi jalan rusak di Dusun Baliangin Bawah, Desa Mangkauk, Kecamatan Pengaron.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPRP Kabupaten Banjar, Jimmy, mengatakan pihaknya telah menerima laporan tersebut dan akan segera melakukan peninjauan lapangan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas laporan dari warga. Langkah pertama yang akan kami ambil adalah melakukan survei lokasi dalam waktu dekat untuk menentukan jenis penanganan yang tepat,” Jimmy.

Jimmy menjelaskan, penanganan jalan akan disesuaikan dengan tingkat kerusakan yang ditemukan di lapangan.

“Jika memungkinkan diperbaiki sementara, akan segera kami lakukan pemeliharaan. Namun jika kerusakan cukup berat, akan kami upayakan masuk dalam anggaran tahun 2027,” jelasnya.

Jimmy menegaskan, penanganan yang selama ini dilakukan berupa pengerasan merupakan langkah darurat agar jalan tetap bisa difungsikan oleh masyarakat.

“Penanganan sementara itu agar jalan tetap bisa dilalui, sambil menunggu antrean anggaran untuk perbaikan permanen yang membutuhkan biaya lebih besar,” katanya.
(Banjarmasinpost.co.id/nurholis huda)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.