WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kiper Persija Jakarta, Cyrus Margono, mendapat sorotan tajam usai menjalani debut bersama Macan Kemayoran yang berujung kekalahan.
Dalam pertandingan sebelumnya, Persija harus mengakui keunggulan Bhayangkara Lampung FC dengan skor 2-3.
Cyrus Margono kebobolan tiga gol, yang kemudian memicu kritik terhadap penampilannya di bawah mistar gawang.
Menanggapi hal itu, pelatih Persija, Mauricio Souza, menyayangkan kritik yang diarahkan kepada kiper berusia 24 tahun tersebut.
Baca juga: Paulo Ricardo Bicara Mental Para Pemain Persija Jakarta Jelang Hadapi Persebaya Surabaya di SUGBK
Ia menilai Cyrus Margono tetap menunjukkan performa yang cukup baik, serta memiliki potensi besar untuk berkembang.
"Kami berlatih setiap hari untuk memperbaiki kesalahan, saya berharap Cyrus tidak dinilai hanya dari satu pertandingan," kata Mauricio Souza jelang laga kontra Persebaya di Media Center SUGBK, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (10/4/2026).
"Cyrus adalah pemain dengan potensi besar," lanjutnya.
Meski mengakui ada beberapa momen yang bisa ditangani lebih baik, Mauricio Souza menegaskan bahwa secara keseluruhan Cyrus Margono menunjukkan perkembangan positif selama menjalani latihan bersama tim.
Baca juga: Persija Tidak Full Team saat Hadapi Persebaya di SUGBK, Mauricio Souza Optimistis Raih Kemenangan
"Ada beberapa situasi yang bisa ditangani lebih baik, tetapi secara keseluruhan dia berlatih dengan baik dan tetap kami percaya,” jelasnya.
Untuk laga melawan Persebaya, Mauricio Souza memastikan Cyrus Margono tidak akan diturunkan.
Namun, keputusan tersebut bukan didasarkan pada performanya di laga debut.
"Bukan karena performanya di pertandingan sebelumnya, kami memilih Eduardo sebagai kiper utama untuk pertandingan ini,” kata Mauricio Souza.
Baca juga: Debut Cyrus Margono Bersama Persija Jakarta Berakhir Kekalahan, Mauricio Souza Siapkan Evaluasi
Pelatih asal Brasil tersebut menambahkan, pemilihan pemain didasarkan pada kesiapan secara taktis, teknis, dan fisik.
Mauricio Souza juga menanggapi kritik terhadap pemain Persija lainnya, Shayne Pattynama, yang dinilai tidak mampu mengantisipasi pergerakan Moussa Sidibe hingga berujung gol kemenangan Bhayangkara Lampung FC.
Penilaian tersebut sebelumnya disampaikan oleh pengamat sepak bola, Binder Singh.
Mauricio Souza tidak setuju terhadap kritik tersebut.
Baca juga: Tertinggal 9 Poin dari Persib, Persija Belum Menyerah dalam Perburuan Gelar Super League 2025/2026
Ia menilai performa pemain dipengaruhi banyak faktor, termasuk kondisi dan proses adaptasi.
"Terkait kritik terhadap Shayne Pattynama, saya tidak sepenuhnya setuju," katanya.
"Setiap pemain memiliki proses dan momen masing-masing, ada pemain yang sedang dalam performa terbaik, ada juga yang masih beradaptasi atau baru pulih dari cedera," ucap Maurizio Souza.