Profil Gatut Sunu Wibowo: Dari Pengusaha Sukses hingga Kabar OTT KPK di Tulungagung
Pipit Maulidya April 11, 2026 12:32 AM

 

SURYA.CO.ID - Nama Gatut Sunu Wibowo tengah menjadi pusat perhatian publik.

Bupati Tulungagung periode 2025–2030 ini dikabarkan terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat (10/4/2026) malam.

Berikut adalah profil, perjalanan karier, hingga harta kekayaan Gatut Sunu Wibowo:

Baca juga: Daftar Pejabat yang Datangi Polres Tulungagung Malam-Malam, Diduga Diperiksa KPK

Terjaring OTT KPK di Tulungagung

Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, membenarkan adanya operasi senyap di wilayah Tulungagung, Jawa Timur.

Saat dikonfirmasi awak media mengenai adanya OTT KPK, Fitroh menjawab singkat.

"Benar," ujar Fitroh.

Lebih lanjut, ketika ditanya apakah Bupati Gatut Sunu Wibowo yang turut diamankan dalam operasi tersebut, Fitroh memberikan afirmasinya:

"Iya," konfirmasi Fitroh.

Hingga saat ini, pihak KPK belum memberikan rincian resmi mengenai konstruksi perkara korupsi yang menjerat sang bupati.

Latar Belakang dan Pendidikan

Gatut Sunu Wibowo lahir di Tulungagung pada 17 Desember 1967.

Ia menempuh pendidikan dasar hingga menengah di kota kelahirannya, sebelum akhirnya meraih gelar akademik di bidang ekonomi.

Sebelum menjabat di pemerintahan, Gatut dikenal luas sebagai pengusaha sukses di sektor bahan bangunan.

Jaringan usahanya tersebar di wilayah Tulungagung dan Trenggalek.

Karier politiknya dimulai secara signifikan pada tahun 2021:

  • Wakil Bupati Tulungagung (2021–2024) mendampingi Maryoto Birowo.
  • Bupati Tulungagung (2025–2030) terpilih dalam Pilkada 2024 bersama Ahmad Baharudin dengan perolehan 297.882 suara (50,72 persen).
  • Gatut sempat bergabung dengan PDI Perjuangan sebelum akhirnya berpindah ke Partai Gerindra sebagai kendaraan politiknya di Pilkada 2024.

Harta Kekayaan Berdasarkan LHKPN

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) per 31 Desember 2022, Gatut Sunu Wibowo memiliki total kekayaan sekitar Rp 18 miliar.

Rincian aset tersebut meliputi:

Tanah dan Bangunan: Senilai lebih dari Rp 15 miliar yang tersebar di Tulungagung, Trenggalek, hingga Surabaya.

Transportasi dan Mesin: Mencapai hampir Rp 2 miliar.

Aset Lain: Berupa harta bergerak lainnya serta kas.

Perjalanan karier Gatut yang berawal dari masyarakat lokal hingga menjadi pucuk pimpinan daerah kini menghadapi tantangan hukum setelah adanya tindakan dari tim penindakan KPK. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.