Diterpa OTT dan Anggaran Dipangkas, Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja Putar Otak Jaga Pembangunan
Feryanto Hadi April 11, 2026 01:35 AM

 


WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI---- Pada Desember 2025, dr Asep Surya Atmaja resmi ditunjuk sebagai pelaksana tugas atau plt bupati bekasi pasca operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Asep merupakan Wakil Bupati Bekasi dari Partai Buruh menjadi Plt Bupati Bekasi setelah bupati nonaktif Ade Kuswara Kunang terkena OTT KPK.

Bukan jalan mudah bagi Asep menjalankan tugas sebagai Plt Bupati Bekasi. Tentu pasca OTT KPK memberikan dampak signifikan terhadap mental dan aktivitas kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Selain itu ditambah adanya Kebijakan pemangkasan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) oleh Pemerintah Pusat. Pemasangan TKD Pemkab Bekasi mencapai Rp 649 miliar.

Kondisi itu membuat Pemkab Bekasi dibawah kepemimpinan Plt Bupati Bekasi harus bisa memutar otak agar pembangunan infrastruktur tidak terganggu serta pelayanan publik tetap berjalan.

Lalu bagiamana upaya dan apa saja yang sudah dilakukan dr Asep Surya Atmaja selama tiga bulan jabat Plt Bupati Bekasi. Tim Warta Kota Network berkesampatan wawancara secara eksklusif dengan Plt Bupati Bekasi di ruangannya pada Senin (6/4/2026). Berikut petikannya;

 Apa langkah bapak sebagai plt bupati di tengah kondisi pasca OTT KPK? Terutama soal dampak terhadap mental ASN yang bisa menganggu aktivitas kerja?

Kita melakukan upaya bagiamana caranya kepercayaan ASN itu kepercayaan dirinya tetap tumbuh. Waktu itu saya lakukan saya apel pagi dan saya datangi setiap-setiap dinas tumbuhkan kepercayaan diri dan memastikan agar roda pemerintah tetap berjalan. Walaupun waktu itu KPK masih melakukan pemeriksaan lanjutan beberapa dinas-dinas dikumpulkan dan diperiksa di situ (Kantor Bupati) yang secara mental ASN pasti jatuh, tapi saya terus menguatkan.

Setelah itu tindakan saya lakukan ialah penyebabnya, saya merapikan dan yang menjadi hal yang sudah saya lakukan selama 3 bulan ini.

Apa upaya bapak ketika adanya pemangkasan TKD dan efisiensi agar pembangunan tetap berjalan?

Pemangkasan sebesar Rp 649 miliar dari pusat itu angkanya cukup lumayan ya. Lumayan banget, cara mensiasatinya Gimana? Yang pertama adalah mau gak mau saya harus efisiensi dari makan minum kita, dari listrik segala macam. Kita juga harus meningkatkan pendapatan. Meningkatkan kayak gimana nah itu yang harus saya gali Ddnas pengasih saya panggil mana-mana yang yang bisa penghasil untuk meningkatkan PAD.

Dalam upaya peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) apa yang dilakukan? soal transparansi pendapatan bagiamana? Dan bagiamana terkait audit BUMD sebagai upaya dari peningkatan pendapatan itu?

Tentunya kita menaikkan target-target PAD tiap dinas yang penghasil tadi. Termasuk masa kemimpinan saya BUMD yang selama ini kita lihat rugi kita audit Internal sudah sekarang lagi audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Jadi hal-hal demikian lah yang memang hari ini saya jalankan. BUMD Supaya tidak rugi Masalahnya dimana tidak rugi lagi kan harus dicari dulu permasalahanya dimana.

Langkah awal bapak sebagai Plt Bupati langsung melakukan Peluncuran Aplikasi Layanan Satu Pintu. Seperti apa penjelasannya dan tujuannya?

Iya peluncuran aplikasi Perizinan Satu Pintu dengan nama Bekasi One Stop Service (BOSS) melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) agar memangkas birokrasi serta memperkuat iklim investasi.

Kehadiran aplikasi ini membuat proses perizinan menjadi transparan, dan pasti. Karena itu merupakan kunci utama kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.

Menurutnya, layanan perizinan menjadi wajah pemerintahan karena bersentuhan langsung dengan aktivitas ekonomi dan dunia usaha. Kita ingin investasi menjadi meningkat dan tentu keuntungan buat kita dari pendapatan daerah dan lowongan pekerjaan juga.

Penertiban pasar tumpah di kawasan lampu merah SGC Cikarang ini juga dilakukan bapak, dan banyak yang meragukan langkah bapak karena dari jaman bupati-bupati sebelumnya tidak bisa itu memindahkan. Seperti apa penjelasannya dan hasilnya bagiamana?

Karena begini pak bukannya saya superman tapi pada hari ini kita akan bikin super team. Dalam artian mereka-mereka yang memang ada korelasinya disana kita deketin kira-kira saya pendekatannya ya saya terima kasih dengan satu ya pak ya dengan dinas terkait, Ormas, ada juga pak kita kayak sama dengan Ormas dengan  Kapolres, pak Dandim, Kepala Pengadilan dan tokoh masyarakat kita ajak semua.

Jadi bukan karena diri saya ini karena kita semua elemen masyarakat kita ajak akhirnya penertiban pasar tumpah berjalan dengan aman, terkendali, bisa pindah jadi bukan karena diri saya. Karena ya kita sama dengan tokoh masyarakat, dengan Ormas, dengan dinas terkait, dengan semuanya bukan karena saya, jadi kita bareng-bareng akhirnya kita sepakat dari jalan raya kita pindahkan ke tempat yang memang khusus untuk berdagang.

Alhamdulillah waktu itu tidak ada penolakan karena makin kecil berdagang itu biasanya di jalan saya yakin banyak penghutang yang narikin ya, iya kan pak. 

Terkait persoalan sampah bagaimana upaya bapak? Dan bagaimana penyelesaian TPA Burangkeng yang kondisinya sudah overload?

Kami Dinas Lingkungan Hidup tengah membahas terkait kerjasama dengan PT Asiana Teknologi Lestari.

Kerjasama yang dijalin bukan penyerahan pengelolaan, melainkan pengolahan sampah existing atau tumpukan sampah lama yang telah menggunung oleh pihak ketiga.

Kerjasama ini bukan pengelolaan diserahkan ke swasta, tapi kerja sama pengolahan. Sampah yang sudah ada itu diolah menjadi produk yang punya nilai.

Dalam skema tersebut, sampah akan diolah menggunakan teknologi Refuse Derived Fuel (RDF) untuk dijadikan bahan bakar alternatif industri semen. Artinya, sampah yang selama ini menumpuk justru menjadi komoditas yang dibutuhkan industri.

Untungnya kita mereka sewa lahan kita 4.700 meter persegi, lahan kita disewa dapat pendapatan dan sampah kita habis. Mereka bisa olah sampah kita 1.000 tin per hari ya diperkirakan 5 tahun habis.

Terakhir pesan apa yang ingin disampaikan bapak kepada semua elemen masyarakat?

Tetap semangat, Insya Allah saya akan bekerja keras ada 5 poin dalam 3 bulan ini yang saya sudah hasilkan.

Yang pertama adalah terkait perizinan satu pintu, relokasi pasar tumpah di jalan kawasan SGC Cikarang, alhamdulillah kita relokasi.

Ketiganya adalah yang enggak membebanj pemerintahan salam hal ini BUMD akan kita audit untuk penyertaan modal akan kita nilai kedepannya, kita tidak mau lagi ada penyertaan modal kalau memang itu rugi harus evaluasi.

Yang keempatnya adalah saya juga transparansi terkait pendapatan dari Badan Pendapatan Daerah setiap hari pendapatan kita per hari berapa sudah kita umumkan, sudah kita update tiap hari untuk masyarakat bisa melihatnya.

Yang kelima adalah terkait infrastruktur, saya juga share ke semua media online ke semua agar lebih masyarakat tahu. Kita sudah ada judulnya, sudah ada anggarannya sudah ada titik-titiknya.

Hari ini kita membangun untuk semua itu, saya mohon doa pada masyarakat Kabupaten Bekasi tetap semangat dan dinas-dinas diberikan kekuatan untuk melaksanakan amanah dari rakyat. (MAZ/*).

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.