Jakarta (ANTARA) - Pelatih Barcelona, Hansi Flick mengakui bahwa timnya lebih termotivasi saat tampil di Liga Champions dibandingkan Liga Spanyol (LaLiga).
Pernyataan tersebut disampaikan jelang laga derby Katalunya menghadapi Espanyol, di tengah padatnya jadwal dan tekanan yang dihadapi Blaugrana.
“Tentu saja LaLiga adalah alasan kami bermain di Liga Champions, tetapi mimpi bagi setiap pelatih, pemain, dan penggemar adalah memenangkan Liga Champions dan itulah mengapa kami berada di sana,” ujar Flick dilansir FotMob pada Sabtu.
Flick menilai terdapat perbedaan intensitas permainan Barcelona ketika tampil di kompetisi Eropa. Dia melihat respons para pemain meningkat saat menghadapi laga-laga besar di Liga Champions dibandingkan pertandingan domestik.
"Setiap pertandingan Liga Champions, tim tampil lima persen lebih termotivasi," lanjut pelatih asal Jerman tersebut.
Saat ini, Barcelona masih memimpin klasemen Liga Spanyol dengan keunggulan tujuh poin atas Real Madrid di peringkat dua.
Namun, mereka juga tengah berjuang di perempat final Liga Champions, meski baru saja menelan kekalahan 0-2 dari Atletico Madrid pada leg pertama.
Flick menegaskan bahwa Liga Champions menjadi target utama Barcelona musim ini. Menurutnya, ambisi meraih gelar Eropa menjadi dorongan besar bagi seluruh elemen tim, sehingga fokus tidak hanya tertuju pada kompetisi domestik.
Meski demikian, Flick tetap menekankan pentingnya menjaga performa di liga domestik meski terus mengejar target di kompetisi Eropa.
“Kami harus melakukan pekerjaan kami di liga, tetapi hal yang paling penting adalah memenangkan Liga Champions, itu adalah tujuan para pemain dan klub dan itulah mengapa kami berada di sini,” tegas Flick.
Flick pun tetap optimistis Barcelona mampu bangkit pada leg kedua perempat final, meski tertinggal agregat.
Dia memastikan bahwa target besar klub untuk kembali meraih trofi Liga Champions, yang terakhir dimenangkan pada 2015, tidak berubah.





