TRIBUNNES.COM - Protes keras yang dilakukan Al Ahli setelah mereka merampungkan pertandingan melawan Al Fayha di Liga Arab Saudi pada 8 April 2026 lalu, akhirnya mendapatkan jawaban.
Pihak Liga Arab Saudi (SPL) secara langsung menanggapi protes keras tersebut.
SPL, melalui kanal resmi mereka, mengaku akan membentuk komite khusus yang akan menyelidiki permasalahan ini.
Hal itu dilakukan sebagai upaya SPL menjaga dan mempertahankan integritas dan sportivitas yang dijunjung tinggi di kompetisi itu.
Baca juga: Update Klasemen Liga Arab Saudi: Cristiano Ronaldo Untung, 2 Poin Keunggulan Mencekik Al Nassr
"Ini adalah respons dari pernyataan soal pertandingan antara Al Fayha dan Al Ahli di Liga Arab Saudi," tulis pihak SPL di laman resmi mereka.
"SPL akan membentuk komite khusus untuk menyelidiki hal yang menjadi isu utama di pertandingan tersebut, dengan update yang akan diberikan dan disebarkan sesuai prosedur."
"Hal itu untuk menjaga keabsahan prosedur dan rasa hormat kepada komite yang akan dibentuk. Mereka akan bekerja dengan transparan."
"SPL menegaskan pentingnya menjaga integritas kompetisi dan reputasi yang ada di sepak bola dalam negeri. SPL berkewajiban, sebagai penyelenggara kompetisi, untuk menegakkan aturan dan berjalan sesuai aturan yang ada pula."
"Pada saat yang sama, SPL mengakui dan menghargai bahwa semua klub berstatus setara di negara ini. Kami berkomitmen bekerja sama dengan klub-klub ini sebagai rekan dengan sistem dan integritas yang jelas," sambungnya.
Tanggapan ini dikeluarkan pihak Liga Arab Saudi sebagai respons dari klub Al Ahli yang protes keras setelah menjalani pertandingan melawan Al Fayha.
Laga itu berakhir dengan skor sama kuat 1-1 bagi kedua tim.
Tak cuma hasil imbang ini yang menjadi kontroversi di pertandingan ini.
Segala intrik yang mengiringi pascalaga juga tak kalah menjadi sorotan penting.
Striker utama Al Ahli, Ivan Toney, mengatakan bahwa timnya dizalimi wasit yang bertugas.
Menurutnya, Al Ahli seharusnya mendapatkan penalti yang bisa saja mengubah skor di akhir pertandingan.
Keputusan wasit yang dirasa tak adil itu membuat Toney lanjut mengarahkan tudingan kepada pihak yang diuntungkan.
Pemain asal Inggris ini menganggap Al Nassr-lah yang paling diuntungkan dengan keputusan wasit yang tidak adil seperti ini.
"Kami jelas diperlakukan tidak adil musim ini. Hal ini bisa dilihat semua orang," kata Toney dikutip dari Al Nassr Zone.
Ia lantas mendapatkan pertanyaan dari wartawan yang ada di sana.
"Kesalahan seperti ini, siapa yang paling diuntungkan?"
"Hahaha, apa yang Anda pikirkan? Siapa yang berada di puncak klasemen?" terang Toney.
Merujuk pada klasemen saat ini, Al Nassr-lah yang jelas-jelas menjadi sasaran tembak Toney.
Klub yang ia bela, Al Ahli, juga ikut menyuarakan ketidakadilan yang mereka rasakan.
Melalui pernyataan resmi, mereka intinya memprotes keputusan wasit yang kerap merugikan tim dan tidak adil.
"Al Ahli mengungkapkan ketidakpuasan terhadap pertandingan melawan Al Fayha di Liga Arab Saudi pekan ini," terang Al Ahli dalam pernyataan resminya.
"Keputusan wasit benar-benar mempengaruhi jalannya dan hasil akhir pertandingan, yang juga berimbas pada posisi tim dalam upaya mengejar gelar juara musim ini," sambungnya.
(Tribunnews.com/Guruh)