TRIBUNNEWS.COM - Ajang Badminton Asia Championships 2026 atau Kejuaraan Badminton Asia tahun ini memiliki catatan menarik di beberapa sektor.
Hampir di semua sektor akan terlahir calon juara baru yang bakal naik ke podium nantinya.
Beragam kejutan pun tersaji dari hasil-hasil pertandingan kali ini.
Sebagaimana yang baru saja terjadi di babak semifinal BAC, Sabtu (11/4/2026).
Unggulan pertama di sektor tunggal putra, Kunlavut Vitidsarn, harus merelakan gelar juaranya di ajang ini tak bisa dipertahankan.
Baca juga: Taktik Jitu Hingga Komunikasi Bagus Antarkan Fajar/Fikri ke Semifinal BAC 2026
Ia mengalami kekalahan saat berhadapan dengan pemain kuda hitam asal India, Ayush Shetty.
Diajak bermain hingga tiga gim, Kunlavut menyerah di tangan pemain India tersebut.
Ia tumbang dengan skor 21-10, 19-21, dan 17-21 dalam pertandingan yang benar-benar ketat.
Shetty tak mau mengikuti tempo permainan yang coba dipaksakan Kunlavut.
Ia terus mempercepat pertandingan yang akhirnya membuat sang lawan kelabakan.
Padahal Kunlavut mendapatkan banyak dukungan dari penggemar yang memadati venue pertandingan.
Namun hal itu tak menggoyahkan mental Shetty untuk menumbangkan sang unggulan pertama.
Hal yang kurang lebih sama akan terjadi di sektor tunggal putri.
Absennya Chen Yufei di ajang ini otomatis memberikan tiket kepada sang juara baru.
Benar saja, prestise besar yang ada di balik absennya Chen Yufei langsung menjadi rebutan para pemain terbaik di sektor ini.
Mulai dari An Se-young, Wang Zhiyi, dan Akane Yamaguchi akan menentukan nasib masing-masing nantinya.
An Se-young menjadi pemain yang paling berpeluang mendapatkan gelar juara mengingat posisinya sebagai pemain ranking 1 dunia.
Namun ia juga mesti waspada dengan Wang Zhiyi yang baru-baru ini memutus lose streak atau kekalahan beruntunnya atas An Se-young.
Sektor ganda putra juga dipastikan bakal menenteng juara baru.
Menghilangnya Aaron Chia/Soh Wooi Yik dari persaingan di papan atas membuat jawara bertahan di sektor ini absen di fase penting.
Sama sekali tak ada wakil tersisa di babak empat besar dari tahun lalu pada edisi kali ini.
Meski demikian, para pemain yang pentas kali ini juga tak kalah mentereng.
Ada pemain ranking 1 dunia, Kim Wonho/Seo Seung-jae yang menjadi unggulan terdepan.
Di atas kertas, pesaing mereka tinggal Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri saja yang berstatus unggulan.
Sedangkan dua nama lainnya, He Jiting/Ren Xiangyu dan Kang Min-hyuk/Ki Dong-ju bukanlah pemain unggulan.
Sektor ganda campuran juga akan mendapatkan juara barunya.
Sang juara bertahan, Tang Chun Man/Tse Ying Suet langsung tersingkir di babak-babak awal.
Hilangnya sang juara bertahan itu diikuti dengan pasangan yang tahun lalu menempati juara kedua dan ketiga.
Alhasil semua pemain yang akan naik ke podium nantinya bakal menjadi versi terbaru di ajang ini.
Pasangan asal Thailand, Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran menjadi pemain yang paling diunggulkan.
Mereka bisa mengalahkan Feng Yanzhe/Huang Dongping untuk melangkah ke babak final.
Berpindah ke sektor ganda putri, hanya nomor ini saja yang masih berpeluang mendapati juara bertahannya melangkah ke final.
Pemain asal China, Liu Shengshu/Tan Ning masih sangat terbuka mempertahankan gelar juaranya di tahun ini.
Jalan Liu/Tan mendapatkan gelar juaranya juga terus terbuka lantaran mereka akan tampil dengan dukungan penuh suporter tuan rumah.
(Tribunnews.com/Guruh)