Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Nur Rahma Sagita
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Irigasi di Desa Ketaping, Kabupaten Bengkulu Selatan, kembali mengalir usai ditinjau Bupati Bengkulu Selatan, sehingga petani mulai melakukan penanaman padi.
Kelompok petani setempat mengaku bersyukur karena air irigasi Tebat Baghu kini kembali mengaliri persawahan setelah sebelumnya mengalami kekeringan.
Diketahui, kondisi persawahan sempat kering dan dikeluhkan kepada Bupati Bengkulu Selatan, Rifai Tajuddin. Keluhan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan peninjauan ke lokasi Tebat Baghu.
Setelah dilakukan pengecekan, diketahui penyebab utama kekeringan karena adanya bagian tebat yang rusak dan bocor sehingga air tidak dapat mengalir ke persawahan. Selain itu, faktor cuaca panas juga turut memperparah kondisi tersebut.
“Alhamdulillah kami menanggapi dengan baik, saat ini pengairan sawah sudah ada hasilnya. Ini merupakan kinerja dan kunjungan bupati bersama tim,” ujar Ketua Kelompok Tani, Datarmanto, saat diwawancarai TribunBengkulu.com, Sabtu (11/4/2026).
Sawah Sudah Dialiri Air dan Petani Mulai Lakukan Penanaman
Datarmanto menjelaskan, meskipun air sudah mulai mengalir, kondisi tambalan Tebat Baghu masih terdapat kebocoran di beberapa titik.
Namun demikian, proses penanaman sudah mulai dilakukan berkat dukungan cuaca dan aliran air yang mulai stabil.
“Alhamdulillah berkat dukungan cuaca dan tebat yang saat ini airnya sudah besar,” ungkap Datarmanto.
Penanaman Sudah Dimulai
Ia menambahkan, penanaman padi telah dimulai sejak satu minggu terakhir. Sementara untuk lahan miliknya sendiri baru mulai ditanami, dengan kondisi seluruh persawahan di sekitar lokasi sudah dialiri air dari Tebat Baghu.
“Harapan kita, semoga tanaman lancar, tidak ada hama yang mengganggu hasil panen kita nanti, dan mudah-mudahan berjalan sesuai harapan karena ini merupakan lumbung pangan yang diharapkan bupati,” tegas Datarmanto.
Dengan kembali normalnya aliran irigasi ini, para petani berharap produktivitas pertanian di Desa Ketaping dapat meningkat dan mampu mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Bengkulu Selatan.