Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Status politik Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo menjadi sorotan usai terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK.
PDI Perjuangan Jawa Timur memastikan bahwa Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, yang kini terjerat OTT KPK, bukan merupakan kader mereka.
Meskipun sebelumnya sempat berseragam PDIP, namun Gatut Sunu sudah dipecat terhitung sejak ia maju sebagai calon Bupati di Pilkada Tulungagung 2024 lalu.
Baca juga: Bupati Tulungagung Gatut Sunu Kena OTT KPK, Pemprov Jatim Belum Beri Sikap, Tunggu Status Hukum
Saat itu, Gatut Sunu Wibowo yang berpasangan dengan Ahmad Baharudin maju sebagai pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati dan diusung oleh Partai Gerindra, Golkar dan PKS.
Sedangkan PDIP mengusung petahana Maryoto Birowo yang saat itu berpasangan dengan Didik Girnoto Yekti. PDIP menyatakan memiliki mekanisme terkait kader yang membelot.
"Ketika seseorang anggota PDI Perjuangan sudah mencalonkan diri menjadi calon eksekutif atau legislatif dari partai lain maka tanpa proses pemecatan pun sudah otomatis gugur keanggotaan partainya," ujar Kanang yang merupakan Politisi senior PDIP ini saat dikonfirmasi TribunJatim.com, Sabtu (11/4/2026).
Baca juga: Detik-Detik KPK OTT di Pendapa Tulungagung: 40 Ponsel Disita hingga Bupati Gatut Ditemukan di Garasi
Atas alasan tersebut, Kanang tanpa ragu menegaskan bahwa Gatut Sunu sudah bukan lagi kader PDIP.
Yakni terhitung sejak Gatut Sunu mendaftarkan diri ke KPU dan memilih berseberangan dengan PDIP dalam kontestasi Pilkada.
"Maka beliau sudah tidak menjadi lagi menjadi anggota PDI Perjuangan atau gugur keanggotaan sebagai anggota partai," ungkap Kanang.
Sebelumnya, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Jatim juga menyatakan bahwa Gatut Sunu hingga saat ini masih belum secara resmi berstatus sebagai kader Partai Gerindra.
Ini ditegaskan pasca Gatut Sunu Wibowo terjaring dalam operasi tangkap tangan atau OTT yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (10/4/2026).
Meski saat Pilkada Tulungagung 2024 lalu Gerindra mengusung Gatut Sunu, namun tidak secara otomatis ia menjadi kader partai.
"Masih belum menjadi kader partai Gerindra," kata Ketua Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) DPD Partai Gerindra Jatim, Hidayat kepada TribunJatim.com saat dikonfirmasi dari Surabaya, Sabtu (11/4/2026).
Meskipun demikian, Gerindra Jatim tak memungkiri bahwa sempat ada proses saat Gatut Sunu ingin berlabuh ke Partai Gerindra.
Namun, hingga saat ini DPP Partai Gerindra disebut belum mengeluarkan keputusan resmi mengenai status Gatut Sunu sebagai kader partai. Ini menjadi mekanisme di Gerindra.
"Belum ada keputusan dari DPP sebagai kader," jelas Hidayat.