Shopee–JNE Latih UMKM Kuasai Fitur Digital, Dorong Lonjakan Penjualan
Budi Sam Law Malau April 11, 2026 08:16 PM

WARTAKOTALIVE.COM – Kolaborasi antara Shopee dan JNE kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di era digital.

Melalui pelatihan intensif yang digelar di Kantor Pusat JNE Express, Jakarta, puluhan pelaku UMKM mendapatkan bekal strategis untuk mengoptimalkan fitur digital demi meningkatkan performa bisnis mereka di platform e-commerce.

Program ini tidak sekadar pelatihan teknis, tetapi juga menjadi ruang transformasi bagi para pelaku usaha untuk beradaptasi dengan lanskap perdagangan digital yang semakin kompetitif.

Baca juga: Kenaikan Harga Plastik di Jakarta, Dampak Konflik Timur Tengah Menekan UMKM

Dipandu langsung oleh trainer bersertifikasi dari Kampus UMKM Shopee, peserta dibekali pemahaman mendalam tentang pemanfaatan fitur-fitur unggulan seperti Gratis Ongkir XTRA, Voucher Toko, hingga Promo XTRA—yang terbukti efektif meningkatkan visibilitas produk dan konversi penjualan.

Director of Business Partnership Shopee Indonesia, Daniel Minardi, menegaskan bahwa kolaborasi ini lahir dari kebutuhan nyata di lapangan.

Banyak pelaku UMKM yang sudah masuk ke platform digital, namun belum sepenuhnya mampu memaksimalkan fitur yang tersedia.

“Kami ingin memastikan para pelaku usaha tidak hanya hadir di ekosistem digital, tetapi juga mampu tumbuh dan bersaing melalui strategi yang tepat,” ujarnya.

Senada, Business Development and Partnership Division Head JNE, Mayland H Prasetyo, menyebut pelatihan ini sebagai momentum penting bagi UMKM untuk “naik kelas”.

Ia menekankan pentingnya pemahaman praktis, mulai dari pemilihan kata kunci produk, teknik foto yang menarik, hingga strategi promosi yang efektif dalam meningkatkan trafik toko.

Baca juga: Sekretariat Gibran Dorong UMKM dan Pelaku Ekonomi Perempuan Naik Kelas

Di balik angka dan strategi, pelatihan ini menyimpan cerita perubahan nyata. Afrian Tri Wibowo, pemilik usaha souvenir “ATW Akrilik” asal Cilegon, mengaku kini lebih percaya diri mengelola tokonya.

Ia memahami cara mengatur voucher diskon yang tepat untuk menarik pembeli tanpa mengorbankan margin.

Hal serupa dirasakan Leni Nurmayani, pelaku usaha peralatan peternakan dari Bogor.

Baginya, pelatihan ini membuka wawasan baru tentang strategi harga dan pemanfaatan fitur promosi yang sebelumnya belum ia gunakan secara optimal.

“Sekarang saya lebih paham bagaimana membuat toko saya lebih kompetitif,” ungkapnya optimistis.

Program ini merupakan bagian dari inisiatif Kampus UMKM Shopee Kelas Online yang telah menjangkau 514 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia. Sejak 2021, program ini telah mencatat lebih dari 350 ribu jam pelatihan dan menghadirkan hampir 400 modul pembelajaran—menjadikannya salah satu program pemberdayaan UMKM terbesar di Tanah Air.

Dengan sinergi antara teknologi dan logistik, Shopee dan JNE tidak hanya membantu UMKM bertahan, tetapi juga mendorong mereka untuk berkembang lebih cepat di tengah derasnya arus digitalisasi ekonomi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.